Prince Ice Look at me, please….chapter 7


Author             : Han Yoo Ri aka Hana Yuriko (@uwiechan92)

Cast                 : Park Jiyeon , Yoo Seung Ho, IU, Key, Krystal dll.

Genre              : Romance, Sad, and little comedy

Length             :  7 of 8

Rating             : PG 15

Note                : Park Jiyeon,Yoo Seung Ho, IU dan lainnya milik tuhan saya hanya meminjam untuk karakter di ff saya, ini FF original buatan saya. Don’t PLAGIATOR.

Kyakkk ga kerasa ff aku sebentar lagi tamat….

Ini 2 chap terakhir jadi maaf kalo aneh.

Please comment yah setelah membaca….jangan jadi silent readers….meresahkan L

Semoga kalian suka yah….terima kasih untuk kalian semua yg selalu nunggu ff aku….

Main-main yah ke wp aku : akhwatceurik.wordpress.com

Jangan lupa comment dan like yah…and please dont bash…..

Oh iya biasakan Comment . Aku harap kalian juga tidak hanya comment “LANJUT” kalian tau ketika membaca itu aku merasa ff ku hanya sebatas itu… aku harap kalian bisa memberikan comment lebih banyak. Dan mungkin bisa membangun aku.

Jadi PLEASE….DON’T BE SILENT READERS !!

Cekidotttt…….selamat membaca…..

*preview chapter 6*

@Bus

“Kalian harus duduk dengan pasangan kalian masing-masing yah !” perintah Lee Sonsaengnim.

“Sonsaengnim, maaf apa aku bisa duduk dengan orang lain?” tanya Jiyeon tiba-tiba.

“Wae, Jiyeon’ssi?” tanya Lee sonsaengnim

“Anni…aku hanya ingin bersama Key Sonsaengnim” ucap Jiyeon

“Oh baiklah terserah, untuk kali ini kalian semua bebas untuk duduk dengan siapapun!” seru sonsaengnim membuat semua murid berteriak.

“Boleh aku…..”ucap Krystal menggantung pada Seung Ho

“Maaf aku yang duduk dengan Seung Ho” ucap IU tiba-tiba dan langsung duduk disebelah Seung Ho

“Ichhh… dasar yeoja centil….awasss kau” batin Krystal

“Ada apa mendadak ingin duduk denganku Jiyeon’ah?” Key tiba-tiba

“Tidak ada apa-apa Key, hanya ingin duduk denganmu saja” ucap Jiyeon yang kemudian tersenyum pada Key.Seung Ho yang mendengarkan percakapan Jiyeon dan Key entah mengapa hatinya terasa panas dan ingin sekali menyeret Key untuk pindah tempat duduk.

∞∞∞∞∞∞∞

2012©Han Yoo Ri

*Author POV

-Beberapa bulan kemudian-

“Tak terasa Seung Ho’ya kita akan lulus” seru Key.

“Ne… hari berlalu dengan cepat” ucap Seung Ho sambil memandang yeoja yang entah mengapa membuat hatinya bingung.

Key yang menyadari sedari tadi Seung Ho memandangi Jiyeon langsung menepuk bahu Seung Ho

“Ya… Yoo Seung Ho jika kau menyukainya. Katakan padanya, jangan sampai kau menyesalinya nanti!” seru Key.

“Entahlah Bum…Aku tak mengerti dengan perasaanku sendiri. Aku tak ingin mencintai Jiyeon karena yeoja masa laluku masih terus membayangiku” ucap Seung Ho lirih.

“Kyak… Kau sudah ku katakan jangan panggil aku dengan nama Bum atau Ki Bum… panggil aku Key,ok Yoo Seung Ho” teriak Key

“Ne..ne…Key”ucap Seung Ho.

“Tapi bukankah lebih baik jika kau memastikannya Seung Ho’ah. Apakah kau mencintai Jiyeon karena ia mirip Yeonna atau kau benar-benar mencintai Jiyeon. P.A.R.K J.I.Y.E.O.N” ucap Key menegaskan ejaan nama Jiyeon.

“Entahlah… Aku lelah memikiran itu Bum’ah. Aku mau ke kantin kau mau ikut tidak?” jawab Seung Ho.

“Ne… tunggu aku” ucap Key sambil mengejar Seung Ho.

Tanpa disadari Seung Ho dan Key sejak tadi Jieun mendengarkan pembicaraan mereka.

“Jadi kau masih mencintai Yeonna, Seung Ho’ya….padahal aku kembali kesini untukmu, bahkan kau tak mengenaliku lagi. Tapi aku takkan menyerah untuk mendapatkanmu. Buka Lee Ji Eun jika aku mudah menyerah” gumam Jieun.

Jieun langsung menelepon seseorang.

“Appa…aku mau perjodohanku dengannya dipercepat. Anni, minimal kita harus mengadakan pertemuan keluarga” ucap Ji Eun dengan orang yang tak lain adalah appanya.

“Ne…Jieun Appa akan mengaturnya agar nanti malam kita bisa makan malam dengan mereka” jawab Appa Jieun.

“Kamsahamnida Appa…saranghae” ucap Jieun yang kemudian menutup teleponnya.

∞∞∞∞∞∞∞

 

@Taman

“Jiyeon…sedang apa disini, kau tidak ke kantin?” tanya Yoo Ri sahabat Jiyeon.

“Entahlah Yoo Ri sejak kemarin kepalaku terus saja terasa sakit” ucap Jiyeon lemah.

“Kau sudah periksa ke dokter belum?” tanya Yoo Ri khawatir.

Jiyeon hanya mengelengkan kepalanya dan tiba-tiba ia terjatuh….

“Ya… Park Jiyeon.. bangun… jangan buat aku khawatir…”teriak Yoo Ri panik.

Teriakan Yoo Ri terdengar oleh Key dan Seung Ho yang sedang melintasi taman.

“Wae Yoo Ri ‘ah? ada apa dengan Jiyeon?” tanya Seung Ho panik.

“Aku tak tahu, tadi ia mengeluh sakit kepala kepadaku lalu dia tiba-tiba pingsan… eothokke..aku takut Jiyeon kenapa-kenapa” ucap Yoo Ri sambil menangis.

“Sudah Yoo Ri tenangkan dirimu lebih baik kita bawa Jiyeon ke rumah sakit. Key kau ambil mobilku, ini kuncinya!” perintah Seung Ho.

“Ne…” ucap Key patuh menuruti Seung Ho.

Mereka pun kemudian membawa Jiyeon ke Rumah Sakit

@RS Seoul Nation

“Ada keluarga dari Park Jiyeon?” tanya dokter yang menangani Jiyeon

“Kami teman-temannya dok” tanya Seung Ho khawatir.

“Lebih baik kalian menguhubungi keluarga dari pasien kami tidak bisa berbicara banyak selain dengan keluarga pasien” ucap Dokter Kim

“Baik, aku akan menelepon So Eun eonni” ucap Yoo Ri yang langsung menelepon eonninya Jiyeon.

Beberapa saat kemudian.

“Yoo Ri mana Jiyeon? Ada apa dengannya?”tanya So Eun pada Yoo Ri

“Entahlah eon, tiba-tiba saja Jiyeon pingsan” ucap Yoo Ri pelan.

“Anda keluarga pasien?” tanya Dokter Kim

“Ne, dokter….bagaimana keadaan adik saya?” tanya So Eun khawatir.

“Lebih Baik kita mengobrol diruanganku” ajak Dokter Kim

“Lebih baik kalian pulang, kamsahamnida telah membantu adikku” ucap So Eun yang kemudian mengikuti Dokter Kim keruangannya.

Tiba-tiba handphone Seung Ho berdering….

“Yeoboseyo, Ne eomma…wae?” ucap Seung Ho.

“Seung Ho’ya…. kau harus segera pulang!” perintah eomma Seung Ho ditelepon

“Wae eommonim?” tanya Seung Ho bingung tidak biasa-biasanya eommanya menyuruhnya untuk segera pulang.

“Sudah lebih baik kau cepat pulang, sekarang!” ucap eomma Seung Ho dengan memberi penekanan pada kata sekarang.

“Ne eommonim, aku segera pulang” ucap Seung Ho yang kemudian memutuskan sambumbungan teleponnya.

“Wae Seung Ho’ah?” tanya Key sedikit penasaran siapa yang menelepon Seung Ho.

“Ah eommonim menyuruhku untuk segera pulang, aneh sekali tidak biasanya eommonim seperti itu” jawab Seung Ho.

“Mungkin terjadi sesuatu di rumahmu lebih baik kau segera pulang. Lagipula tadikan So Eun eonni sudah menyuruh kita untuk pulang…kajja,….” ajak Key pada sahabatnya itu.

∞∞∞∞∞∞∞

@Yoo House

“Aku pulang…” teriak Seung Ho.

“Cepat kau ganti baju, Appa mengajak kita untuk bertemu teman baiknya. Hyungmu sudah siap!” seru eomma Seung Ho

“Ne eomma” jawab Seung Ho.

*Skip time

@ MyooRi Restaurant

“Annyeong Lee Il Woo….”ucap Yoo Yoon Jae ayah Seung Ho

“Annyeong Yoon Jae…aku rindu padamu sudah lama kita tak bertemu ya?”tanya Lee ajhussi

“Ne…perkenalkan ini Shi Won  istri ku, ini putra sulungku Yoo Jong Ki dan ini putra bungsuku Yoo Seung Ho” ucap Seung Ho appa memperkenalkan keluarganya

“Annyeong…ini istriku Yeo Won dan putri tunggalku sedikit terlambat nanti ia pasti datang, lebih baik kita pesan makan dulu” ucap Lee ajhussi

Ketika mereka semua memilih menu yang ingin dipesan tiba-tiba seorang yeoja datang.

“Appa mianh aku terlambat….” ucapnya yang masih mengatur nafas nya yang tak beraturan.

“Dari mana saja kau …!” bentak Lee ajhusi.

Mata yeoja itu saling bertemu dengan Seung Ho

“Seung Ho’ya?” tanya yeoja itu.

“Lee Ji Eun” jawab Seung Ho terkejut

“Ternyata kalian sudah saling kenal… baguslah kalau begitu kami tidak perlu lagi mendekatkan kalian lagi” ucap Yoo ajhussi

“Maksud Appa?” tanya Seung Ho bingung

“Ne, Seung Ho… kalian akan bertunangan seusai kalian lulus SMA” ucap Lee ajhussi

“Mwo?” ucap Seung Ho kaget.

Ia bagai tersambar petir. Hatinya terasa teriris. Masalah cintanya yang tak jelas saja belum selesai,  kini ayahnya justru menjodohkannya dengan yeoja yang jelas- jelas ia tidak sukai.

“Appa aku pergi ke kamar mandi dulu” ucap Seung Ho meminta izin.

Seung Ho tak pergi ke kamar mandi ia justru keluar dari restaurant tersebut dari pintu belakang.

Ia berjalan tak tentu arah ….

*Author POV end

 

*Seung Ho POV

Kenapa harus aku yang dijodohkan dengan Ji Eun kenapa bukan Jong Ki hyung saja? Kenapa harus aku….

Tuhan aku masih terlalu mencintainya…sangat mencintainya. Tak ada yang mampu menggantikannya.

Yeonna dimana kau berada sekarang? Aku membutuhkanmu…. aku sangat membutuhkanmu………

*Seung Ho POV end

*Flash Back* Author POV until end

“ Ya… Hoya… itu bekal makan siangku… kenapa kau memakannya?” tanya yeoja kecil yang melihat temannya memakan bekal yang harusnya ia makan.

“Mianh Yeonna habis….bekalmu terlihat enak” ucap namja cilik itu tersenyum

“Ya sudah ayo kita makan bersama” ajak yeoja kecil yang dipanggil Yeonna itu.

Namja kecil itu langsung memakan bekal temannya itu tanpa menjawab ucapan yeoja itu.

Mereka terus saja asik dengan makanan dan dunia kecil mereka.

“Yeonna ketika besar nanti maukah kau menjadi istriku, kata eomma aku harus mencari istri yang bisa membuat makanan yang enak setiap hari?”ucap namja kecil yang membuat yeoja bernama yeonna itu tertawa

“Ya… Pabbo…kau melamarku? Tidak keren sekali” ucap Yeonna sambil memukul kepala Hoya.

“Yakkk kenapa kau memukulku Yeonna? Appo…” ucap namja kecil itu sambil memanyunkan bibirnya.

“Mianh…mianh Hoya…mana yang sakit?” tanya gadis itu sambil memeriksa kepala Hoya yang tadi ia pukul.

Namun tiba-tiba namja kecil itu justru menempelkan bibirnya ke bibir yeoja kecil itu.

Yeoja kecil itu pun kaget dan reflek mendorong namja itu hingga terjatuh.

“A..pa yang kau lakukan Hoya?” tanya yeoja kecil itu sambil tak mampu menutupi rasa kaget dan malunya.

“Mianh Yeonna” ucap Hoya dan langsung pergi meninggalkan Yeonna yang masih terpaku.

Yeonna masih saja terpaku, ia masih kaget dan terus berfikir kenapa Hoya menciumnya.

*flashback end

“Kau mau kemana Seung Ho?” tanya JiEun yang mengikuti Seung Ho dari belakang.

“Anni aku hanya tak mau mengikuti perjodohona itu. Aku bukan boneka bisnis yang bisa digunakan untuk kepentingan bisnis Appaku” ucap Seung Ho sambil menatap JiEun tajam.

“Sebegitu tidak maukah kau bertunangan denganku Ho….ya” ucap JiEun yang membuat mata Seung Ho membulat.

Hoya kata itu yang diucapkan JiEun. Hoya adalah panggilan masa kecilnya dari Yeonna. Cinta pertamanya, yeoja yang sampai saat ini masih terus mengisi relung hatinya yang terdalam.

“Apa yang baru saja kau katakan?” ucap Seung Ho berusaha memastikan pada JiEun.

“Ne, Ho..ya…Hoya sebegitu tidak maukah kau bertunangan denganku?” ucap JiEun mengulang ucapannya.

Bibir Seung Ho kelu, pendengarannya tidak salah.

Jelas JiEun memanggilnya dengan nama H.O.Y.A.

Otaknya sudah tak dapat berfikir lagi. Tubuhnya kini reflek memeluk JiEun.

“Yeonna’ya…benarkah ini kau?” tanya Seung Ho memeluk JiEun sambil menangis.

“Ne, ini aku Hoya…Naneun bogoshipoyo…” ucap JiEun melingkarkan tangannya ke punggung Seung Ho.

Airmata hanya itu yang keluar dari Seung Ho. Ia sudah tak sanggunp berkata-kata lagi, rasa rindunya membuat otak dan tubuhnya tak bekerjasama. Ia tau orang didepannya adalah Lee JiEun , namun ia juga kini baru tau bahwa JiEun adalah Yeonna.

“Kenapa namamu berubah?” tanya Seung Ho yang mulai mengendurkan pelukannya.

“Namaku tak pernah berubah sejak dulu. Kau saja yang selalu memanggilku dengan nama Yeonna, tanpa pernah memberi waktu aku untuk menyebutkan nama asliku” ucap JiEun sambil menjulurkan lidahnya.

Seung Ho kini mulai tersenyum. Senyum indahnya itu kini terukir kembali, wajah kesedihan yang selalu muncul kini telah terhapus. Wajahnya kini bersinar menggambarkan kegembiraannya yang besar.

“Sekarang masih mau pergi?atau mau kembali?” tanya JiEun

“Ayo kembali ke restaurant, aku takut Appa,eommadan hyungku mencariku” ucap Seung Ho sambil mengenggam tangan JiEun.

@RS Seoul Nation

“Kenapa kau harus sakit separah ini Jiyeon’ah. Apa yang harus ku katakan pada eomma ketika ia pulang dari Jinan. Apa aku harus berbohong mengenai penyakitmu” ucap So Eun sambil berlinang air mata di depan tubuh Jiyeon yang masih tertidur akibat obat bius.

*flashback

“Sebenarnya adikku terkena penyakit apa dok?” tanya So Eun langsung.

“Penyakit ini tergolong penyakit langka. Aku awalnya juga ragu apa benar Jiyeon’ssi itu terkena penyakit itu, namun setelah kami melakukan pemeriksaan dan scan kami bisa mengatakan Jiyeon’ssi menderita ANEURISMA” ucap Dokter Kim.

ANEURISMA, penyakit apa itu Dok?” tanya So Eun yang matanya mulai berkaca-kaca.

“Aneurisma adalah kelainan pembuluh darah di otak karena lemahnya dinding pembuluh darah. Dinding pembuluh darah tersebut tidak mampu menahan tekanan darah yang relatif tinggi. Melalui proses sekian lama, terjadilah penggelembungan atau pelebaran yang disebut dilatasi. Gelembung yang awalnya kecil itu bisa membesar seiring bertambahnya usia dan makin melemahnya dinding pembuluh. Kondisi ini akan menjadi fatal kalau kemudian pecah” jelas Dokter Kim.

“Kenapa kami sampai tak pernah menyadarinya penyakitnya dok ?” tanya So Eun yang kini sudah mulai berlinang airmata

“Karena penyakit ini tidak menunjukkan gejala-gejala spesifik selain sakit kepala yang seringkali dianggap remeh. Padahal bisa jadi rasa pusing itu muncul karena adanya kebocoran pada dinding pembuluh darah otak, hingga ada rembesan darah setetes demi setetes” ucap Dokter Kim lagi.

“Apakah penyakit itu ada obatnya Dok?” tanya So Eun yang semakin terisak.

“Ada beberapa penangan yang mungkin dapat kami lakukan namun kemungkinan berhasilnya pun hanya 35%. Jadi lebih baik nona bicarakan terlebih dahulu kepada Ayah dan Ibu Nona” ucap Dokter Kim.

Kini So Eun seperti tersambar petir. Adiknya menderita ANEURISMA, penyakit yang sama sekali ia tak pernah dengar. Penyakit yang dapat membunuh yeodongsaeng satu-satunya itu pergi menghilang meninggalkan semuanya. Pikirannya sudah kacau ia hanya bisa menangis keras ketika keluar dari ruang Dokter Kim.

*flashback end

“Eonni, kenapa menangis?” tanya Jiyeon yang tiba-tiba bangun dari tidurnya.

“Anni, aku tidak menangis Jiyeon’ah” ucap So Eun sambil menghapus air matanya.

“Eonni jangan berbohong padaku, katakan padaku ada pa yang sebenarnya eon?” tanya Jiyeon yang sadar bahwa eonninya berbohong padanya.

“Tidak ada apa-apa Jiyeon’ah. Berhubung kau sudah sadar,aku akan panggilkan Dokter Kim dulu” ucap So Eun kemudian keluar kamar So Eun.

“Aku tau ada yang sedang kau sembunyikan eonni. Sebenarnya apa? Kenapa aku tidak boleh tau?” batin Jiyeon.

Tak lama kemudian So Eun dan Dokter Kim masuk ke kamar rawat Jiyeon.

“Kau sudah sadar? Apa yang kau rasakan sekarang Jiyeon’ssi?” tanya Dokter Kim mengecek keadaan Jiyeon.

“Dokter, sebenarnya aku sakit apa?” Jiyeon tiba-tiba membuat Dokter Kim dan So Eun saling memandang.

“Tidak ada apa-apa kau hanya terkena anemia” ucap Dokter Kim tersenyum.

So Eun bernafas lega karena Dokter Kim tidak mengatakan yang sebenarnya pada Jiyeon. Ia hanya taku yeodongsaengnya itu shock jika mendengar bahwa ia terkena ANEURISMA, penyakit langka yang mematikan.

 

@Keesokan harinya Seoul Arts High School

Semua murid dikagetkan dengan sepasang siswa siswi yang masuk ke sekolah dengan bergandengan tangan. Mereka adalah Seung Ho dan JiEun. Semua murid tak menyangka JiEun akan mendapatkan Seung Ho karena awalnya rumor yang beredar Jiyeonlah yang disukai Seung Ho tapi genggaman tangan Seung ho pada JiEun itu cukup menutup rapat rumor yang beredar itu.

“ Kalian berangkat bersama?” tanya Key pada Seung Ho di depan kelas yang masih dalam keaadaan mengenggam tangan JiEun.

“Ne, kami berangkat bersama” ucap Seung Ho tersenyum dan masuk bersama JiEun kedalam kelas meninggalkan Key yang masih terpaku binggung di depan kelas.

Tak lama kemudian Jiyeon datang .

“Jiyeon’ah, kenapa kau masuk sekolah bukannya kau masih sakit?” tanya Key khawatir.

“Dokter Kim mengijinkanku keluar Rumah Sakit Key” jawab Jiyeon yang kemudian masuk ke kelas.

Kaget, sakit itu yang dirasakan Jiyeon kini ia melihat namja yang ia cintai tertawa riang sambil terus saling menggenggam tangan dengan temannya Lee JiEun. Hatinya bagai dirobek dan ditusuk hingga dalam. Namun ia berusaha mengatur hatinya untuk bersikap biasa dan tidak menimbulkan keanehan pada siapapun yang melihatnya.

“Jiyeon’ah kau sudah sembuh?” tanya JiEun yang membuat langkah kaki Jiyeon terpaksa berhenti di meja Seung Ho dan JiEun yang kini duduk sebangku.

“Ne….” ucap Jiyeon singkat kemudian beranjak kembali menuju bangkunya. Ia kini sadar hanya bisa melihat punggung Seung Ho dan mengaguminya dalam hati. Karena kini Seung Ho sudah menjadi milik temannya JiEun.

Pelajaran pun dimulai dengan KwangHee Sonsaengnim yang membuat seisi kelas tertawa karena cerita-ceritanya. Namun berbeda dengan Jiyeon yang terus memandang jendela memikirkan banyak hal. Memikirkan sakit apa yang dideritanya. Dan memikirkan bahwa cinta pertamanya harus dihilangkan dan berakhir disini, dimana cinta pertamanya direbut oleh temannya sendiri.

Jam Istirahat

@taman belakang sekolah

“Sedang apa kau disini Jiyeon’ah? Disini terlalu dingin” ucap Key yang kemudian memasangkan sweater birunya ketubuh Jiyeon.

“Anni, aku hanya sedang menghirup udara segar Key. Kau tau Key, entah mengapa akhir-akhir ini aku berfikir aku akan mati” ucap Jiyeon yang membuat Key kaget.

“Hah…sudah jangan memikirkan hal yang macam-macam” ucap Key

“Entahlah Key, aku merasa begitu. Kemarin eonni menangis didepanku, tapi aku tak tau mengapa ia menangis. Ketika aku menanyakan apa penyakitku eonni justru diam. Begitu juga dengan Dokter Kim, ia seperti menyembunyikan sesuatu tentang penyakitku” ucap Jiyeon lirih.

“Sudahlah kau masih belum sehat betul, jangan berfikir terlalu banyak. Ayo masuk, bel sudah mau berbunyi sebentar lagi” ucap Key.

“Ne…” jawab Jiyeon yang kemudian bangun mengikuti Key menuju kelas.

 

@Park House

“Apa yang sedang kau katakan So Eun’ya..” ucap eomma Jiyeon meminta untuk So Eun mengulang ucapannya.

“Ne eomma, Jiyeon terkena ANEURISMA. Penyakit yang tidak ada obatnya secara pasti, dan keberhasilan pengobatannya pun hanya 35%” ucap So Eun sambil menangis.

“Aigo…. anakku….Jiyeon’ah” ucap eomma Jiyeon yang tiba-tiba jatuh.

Tanpa mereka sadari Jiyeon mendengarkan dari luar pintu. Matanya kini mulai mengeluarkan bulir-bulir airmata. Ia langsung berlari tak kunjung arah.

Menangis dan berteriak di taman.

“Kenapa harus aku Tuhan? Kenapa aku yang harus kau pilih untuk menderita penyakit itu… Aku salah apa terhadapmu Tuhan” teriak Jiyeon sambil menangis.

*To Be Continue….

Kenapa yah Seung Ho bisa secepat itu suka sama JiEun???

Bagaimana nasib Jiyeon selanjutnya?

Bagaimana akhir hubungan mereka?

Tetap ditunggu yah

Kyakkkk akhirnya beres juga chapter 7. Lega….ditunggu commentnya yah untuk semua readersku tersayang. Dan harap bersabar untuk chap selanjutnya…anni…chap terakhir

Gomawo selalu menunggu ff ku

5 thoughts on “Prince Ice Look at me, please….chapter 7

  1. Kya.. kenapa Yeonna itu si Ji Eun? O.O” aku kira Ji Yeon. Aku suka deh eon kalo cerita dibumbuhi ilmu pengetahuan😀. Ayo eon.. lanjuuttttt… Key ga boleh sama Ji Yeon ya endingnya. Key musti sama aku.. #maksa banget nih eon

  2. huaaaa hiks hiks hiks.. tuh kan jiyeon eoniie mengidap penyakit yg mematikan,, aigoo kasian bggt eoniie moga ajj jiyeon eoniie bisa sembuh yya,,,
    huuu jieun sih yg jd yeonna, aku kira jiyeon itu yg yeonna cinta pertama’y seungho,, aahhh aku ga rela klo jieun sma seungho,, seungho oppa cuma boleh sma jiyeon eoniie,,
    next^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s