BLACK DAY Chapter 4


Gambar

by

Han Yoo Ri (@uwiechan92)

Genre : Romance, Sad, Friendship

Rate : PG 16 || Lenght : Chapter 4

Cast: Park Jiyeon, Kim Myung Soo,Bae Suzy dll

2013© 100% made by Han Yoo Ri

Inspired original  my imagination & I made this original FanFiction.

Please DON’T PLAGIATOR and DON’T Silent Reader

 Note : TYPO BERTEBERAN….. MOHON DIMENGERTI ^_^

∞∞∞∞∞∞∞

*Preview chapter sebelumnya

“Bagaimana kau mengetahui Jiyi terkunci di dalam gudang?” tanya Ayah Jiyeon kini pada Myungsoo.

“Tadi tak sengaja aku lewat gudang dan ada sebuah teriakan minta tolong, kupikir itu suara Jiyeon karena kami adalah teman sekelas” ucap Myungsoo berbohong.

Myungsoo memang bukan tipe orang yang mampu membuat temannya masuk penjara. Ia tau jika ia bercerita mengenai hal yang sesungguhnya pada ayah Jiyeon pasti beliau akan melaporkan Min ke penjara.

“Kamsahamnida Myungsoo’ssi, kau telah menolong putriku” ucap Tuan Park.

“Cheonmaneyo ajhussi” jawab Myungsoo.

Tiba-tiba seorang gadis berlari kearah mereka.

“Ajhussi apa yang terjadi pada Jiyi? Kenapa ia masuk rumah sakit lagi?” tanya gadis itu.

Semua orang pun menatap ke arah gadis itu. Mata gadis itu menatap tajam kearah Myungsoo, seolah berusaha mengingat sesuatu.

“Dia sedang di periksa dokter di dalam” ucap Park ajhussi

“Kau pria yang bernama Kim Myungsoo?” tanya gadis itu tiba-tiba.

“Ne, waeyo?” tanya Myungsoo bingung. Ia tak mengenal gadis di depannya tapi mengapa gadis di depannya ini mengetahui namanya.

Siapa sebenarnya gadis ini?

Kenapa ia menatap Myungsoo dengan tatapan setajam itu?

*Preview end

∞∞∞∞∞∞∞

 

“Kau mengenalku? Apa sebelumnya aku mengenalmu?” tanya Myungsoo.

“Kau mungkin tak mengenalku tapi aku cukup tau mengenaimu” ucap Yeoja itu membuat Myungsoo semakin bingung.

“Ji eun’ah jangan membuat orng lain bingung seperti itu” ucap Park Ajhussi

“Mian ajhussi” jawab Ji Eun sambil menggarukan kepalanya yang tidak gatal.

“Annyeonghaseyo Joneun Lee Ji Eun imnida sepupu Jiyeon” ucap Ji Eun ramah.

“Myungsoo’ah lebih baik kita pulang ini sudah terlqlu malam untukmu” ucap Lee sam.

Myungsoo dan Lee sam berpamitan pada Park Ajhussi dan Ji Eun.

@Keesokan harinya.

“Kudengar Jiyeon akan dipindahkan ke Jepang” ucap Yerim bergosip

“Berarti tidak akan ada orang yang bisa kujaili lagi” ucap Krystal mengejek.

“Min kenapa kau diam saja” ucap Yerim.

Mata krystal menatap tajam Min. Min hanya bisa menunduk. Myungsoo yang malas dengan obrolan para gadis di kelasnya keluar dari kelas dan berpapasan dengan Ji eun.

“Myungsoo’ssi annyeong” sapa Ji Eun

“Annyeong Ji Eun’ssi” jawab Myungsoo ramah.

“Ok aku permisi dulu” ucap Ji Eun

“Ji eun’ssi benarkah Jiyeon’ssi akan pindah sekolah? tanya Myungsoo.

“Ne kami semua akan membawa Jiyeon jauh jauh dari orang jahat” ucap IU sambil melirik Krystal yang melintas diantara mereka.

“Permisi” ucap Ji Eun menundukkan kepalanya pada Myungsoo dan pergi.

“Ne JiEun’ssi…” ucap Myungsoo.

Krystal menatap sinis JiEun juga tak kalah menatap sinis Krystal. JiEun tau jelas bahwa gadis yang menatap sinis kearahnya inilah yang membuat Saudara sepupunya menangis sepanjang hari ketika pulang dari sekolah.

“Suatu hari nanti kau akan merasakan bagaimana mengerikan pembullyan itu” ucap JiEun sinis pada Krystal sebelum pergi meninggalkan sekolah Jiyeon.

Sejak saat itu Myungsoo tak pernah melihat gadis cinta pertamanya itu. Gadis yang belum sempat ia lindungi

*Flashback end

@Back to interview 2013

“Jiyeon’ssi aku rasa sekarang kau hidup lebih baik dibanding masa-masa kelam di SMP” ucap MC Boom.

“Nde..” ucap Jiyeon menghapus airmatanya lagi.

“Mari kita beri upplause untuk Jiyeonnie” ucap MC Boom pada semuanya.

Riuh tepuk tangan terdengar keras memenuhi studio. Tapi tak membuat Myungsoo terbangun dari lamunannya. Ia masih memikirkan apakah Jiyeon T-ara di depannya ini adalah Jiyeon gadis cinta pertamanya itu.

“Myungsoo’ah kau melamunkan apa? Kita sedang live ingat itu!” ucap SungYeol menyadarkan Myungsoo.

Myungsoo pun sadar ia sedang disorot dan dilihat langsung oleh rakyat Korea di televisi.

“Nahhh tadi sudah bercerita mengenai masalalu kelam sekarang mari bercerita tentang mimpi dan bagaimana mimpi kalian menjadi seorang idol terwujud?” tanya MC Boom.

“Boleh aku menjawab?” ucap Suzy lembut.

“Yeahhh Magnae Miss A Suzy silakan” jawab MC Boom.

“Mimpi? Mimpi menjadi seorang idol aku rasa menjadi mimpi hampir 80% remaja di Korea. Namun terkadang kesempatan untuk mendapatkannya sulit. Dulu ketika pertama kali masuk Seoul art High School, aku sama sekali tak terfikirkan untuk menjaddi idol. Aku hanya mengikuti kemauan ibuku untuk bersekolah di Seoul Art High School. Sampai waktu tiba bertemu dengan seorang namja yang membuatku memiliki mimpi menjadi seorang idol” ucap Suzy.

“Daebak… apakah namja itu seorang idol?” tanya MC Boom.

“Iya dia adalah seorang idol, aku sering melihatnya latihan di ruang dance dan ruang musik sekolah. Ia seorang yang ambisius akan beberapa hal. Ketika ia ingin menjadi seorang idol ia berkata bahwa padaku bahwa ketika menjadi seorang idol aku bisa membuat banyak orang tersenyum dan bahagia karena ku, aku hanya ingin membagi kebahagiaanku untuk orang-orang disekitarku. Itu kata-kata yang sampai sekarang masih teringat jelas olehku. Sejak saaat itu aku memutuskan untuk menjadi seorang idol” jelas Suzy.

“Lantas apa namja itu saat ini membagi kebahagiaannya padamu juga?” tanya Mc Boom memancing.

Suara teriakan penonton studio membuat gadis berambut panjang itu memerah. Jiyeon hanya menunduk lemah, ia tau jelas siapa namja yang dimaksud oleh sahabatnya itu. Im Myungsoo namja yang juga sedang mengisi hatinya. Jiyeon memandang Myungsoo, mata mereka bertemu Jiyeon lekas menunduk, jika semakin lama memandangnya tangisnya bisa pecah.

“Dia selalu baik terhadapku namun sampai saat ini ia belum menyambut perasaanku” ucap Suzy sambil menutup wajahnya yang malu.

“Kyaakkk uri magnae sepertinya benar-benar sedang jatuh cinta” ledek Nickhun.

Tawa penonton kembali riuh terdengar memenuhi studio.

“Myungsoo’ah…” bisik SungYeol.

“Aku mengerti Yeolli’ah… aku pasti bisa mengatasi masalah ini, percayalah padaku” ucap Myungsoo pelan.

“Ok tadi kita sudah membahas tentang masa lalu dan mimpi, untuk segmen kedua kita akan membahas mengenai RAHASIA, LUKA dan RINDU” ucap MC Boom membuka segmen 2.

Kini Nichkhun mulai membuka suaranya.

“Aku ingin menceritakan tentang sebuah rahasia. Aku rasa rahasia saat erat hubungannya dengan kita sebagain seorang idol. Dulu ketika masih tinggal di Jepang aku bertemu dengan seorang gadis berkacamata yang setiap hari selalu berjalan dengan menunduk kebawah tanpa mau memandang kedepan. Gadis yang pertama kali membuatku ingin melindunginya, menjaganya dan memabahgiakannya. Aku mencintainya mungkin itulah rahasiaku sebagai idol. Namun aku sadar ia tak lebih menganggapku sebagai oppa-nya, tetapi aku akan tetap menjaga dan melindunginya selalu” jelas Nichkhun disambut riuh penonton.

Helaan nafas keluar dari mulut Myungsoo. Ia pernah mendengar dari hyungnya bahwa Nichkhun hyung menyukai Jiyeon sejak masih tinggal di Jepang.

“Daebak… sejak tadi sepertinya pembahasan kita kental dengan unsur cinta? Idol Love sepertinya benar – benar menjadi tema kita hari ini” ucap MC Boom membuat tawa para idol pecah.

“Berbicara mengenai luka sedikit menakutkan, baiklah kini giliran siapa yang ingin membahas lukanya?” ucap MC Boom.

Minho mengacungkan tangannya.

“Aku pernah membuat seorang gadis terluka, dan mungkin ini balasannya ketika aku yang mulai mencintainya tapi justru ia tak mencintaiku. Aku pernah bertaruh dengan teman- temanku ketika aku masih disekolah menengah untuk menaklukkan gadis itu. Aku melakukannya namun aku juga mempermalukannya saat itu. Kuketahui ia kecewa ia membenciku sampai saat ini” ucap Minho lemah.

“Gweinchana Minho’ya kau sudah meminta maaf padanya bukan? Biarkan waktu mengobati lukanya” ucap MC Boom menenangkan Minho.

Tepuk tangan penonton seolah turut memberi dukungan pada Minho.

“Ok cukup bersedihnya lanjut ke pertanyaan berikutnya, tunggu sepertinya sejak tadi aku tak mendengar suara Myungsoo? Myungsoo’ah coba ceritakan pengalamanmu mengenai RINDU/KERINDUAN” ucap MC Boom membuat Myungsoo kaget.

“Ah… Rindu? Entahlah aku pantas atau tidak untuk bercerita mengenai perasaanku saat ini. Aku sampai saat ini selalu memikirkan seorang gadis, gadis yang gagal aku lindungi sejak dulu, gadis yang selalu menangis dipojokan sekolah sendirian. Gadis yang pergi meninggalkanku jauh dan sampai saat ini tak pernah kutemui. Sering terfikir di otakku, apakah ia masih mengingatku? Apakah ia rindu padaku?Apakah aku ada dihatinya? Apakah ia juga memndam perih atas rindunya padaku. Hampir setiap hari kata-kata itu berputar-putar diotakku. Mungkin terdengar cukup gila, ketika kau menjadi seorang visual di sebuah grup tapi kau masih memikirkan cinta lamamu” ucap Myungsoo penuh dengan emosi.

Semua penonton diam tak ada yang bersuara hingga Sunggyu leader INFINITE memecah keheningan itu.

“Myungsoo memang bukan orang yang mudah bangkit ketika ia pernah melakukan kesalahan. Ia akan mengutuk dirinya atas kesalahan itu. Itulah wajah asli dari visual kami L INFINITE” ucap Sunggyu sambil menepuk-nepuk bahu Myungsoo.

Ucapan Sunggyupun disambut tepuk tangan yang sangat ramai oleh semua idol dan penonton distudio.

“Dramatis dan emosional sekali, aku rasa aku bisa gila jika setiap hari tema acara ini Idol Love. Terlalu banyak kesakitan di dalamnya” ucap MC Boom.

“Baikklah kita tutup acara kita untuk kali ini dan mari kita saksikan penampilan INFINITE dengan lagu mereka MAN IN LOVE” teriak MC Boom menutup acara.

Penonton pun riuh dengan lagu INFINITE, namun ada yng berbeda pada penampilan INFINITE kali ini, Myungsoo yang biasanya mengumbar senyum manisnya kembali ke gayanya yang dingin dan sama sekali tidak menunjukkan pria yang sedang jatuh cinta.

@Ruang ganti artis

“Oppa… aku bisa berbicara sebentar?” tanya Suzy pada Myungsoo.

“Uhum..” ucap Myungsoo dan keluar dari ruang ganti.

Mereka berdua mengobrol di tempat yang cukup sepi.

“Oppa, apa gadis itu yang menjadikan oppa selama ini selalu menolakku?” tanya Suzy sambil menatap dalam mata Myungsoo.

Myungsoo diam, hanya helaan nafas yang keluar dari mulutnya. Sedangkan gadis cantik di depannya terlihat sedang menahan tangisannya.

“Suzy’ah… terimakasih telah menyukaiku. Tapi aku masih belum bisa belum bisa belajar mencintai orang lain selain dia” ucap Myungsoo kini.

“Apa dia orang yang aku kenal oppa?” tanya Suzy lagi dengan tetap menahan tangisnya.

“Suzy’ah jangan seperti ini, dimana ia berada… bagaimana rupana sekarang aku bahkan tak tau” ucap Myungsoo.

“Baik… jika oppa belum bisa melupakan gadis itu, tapi oppa harus ingat aku takkan menyerah aku akan membuat oppa melupakannya” ucap Suzy kemudian meninggalkan Myungsoo.

Prank……

Tanpa disengaja gelas yang dipegang Jiyeon sejak tadi terjatuh

Myungsoo pun menghampiri arah suara pecahan gelas itu.

“Gweinchana?” tanya Myungsoo khawatir.

“Nan gweinchan o…ppa” ucap Jiyeon menahan perasaannya.

“Aww..” ucap Jiyeon lagi yang tanpa sadar jarinya mengenai pecahan kaca dari gelas itu.

Myungsoo reflek meraih tangan Jiyeon dan mengemut jari Jiyeon yang berdarah.

Hati mereka berdua berdegup lebih cepat, ada perasaan hangat mengalir ditubuh Jiyeon. Namja didepannya ini adalah namja yang mengisi relung hatinya. Namja yang berusaha ia lupakan agar tidak melukai sahabat baikknya. Namja yang setiap kali ia hindari justru malah tak mampu ia hindari.

“Oppa aku baik baik saja” ucap Jiyeon sambil menarik tangannya.

“Tapi jarimu tudak terlihat baik Jiyeonnie” ucap namja itu.

“Oppa jangan terlalu baik padaku” ucap Jiyeon menundukkan wajahnya.

Pria yang sedang sibuk membalut luka di jari gadis itu kini menatap wajah gadis itu dalam.

“Apa maksudmu Jiyeonnie?” tanya Myungsoo yang masih menatap wajah gadis itu.

“Jangan terlalu baik padaku, jangan buat aku melukai sahabatku, jangan buat aku sulit lepas darimu, jangan membuatku kedua kalinya aku jatuh cinta padamu” ucap Jiyeon melepaskan tangannya dari tangan Myungsoo dan pergi meninggalkan namja itu dengan sejuta pertanyaan yang berputar diotaknya kini.

∞∞∞∞∞∞∞

@Dorm INFINITE

“Ya Myungsoo’ah…. kau harus keluar dari kamar jangan berdiam diri dalam kamar saja kau membuat kami takut!” teriak Woohyun sambil mengetuk keras kamar Myungsoo.

Tak ada jawaban dari dalam kamar, si pemilik kamar masih saja duduk diam di samping jendela kamarnya tanpa menghiraukan teriakan dari hyungnya itu.

“YA… Kim Myungsoo buka kamarmu sebelum ku mendobraknya!” kini giliran Sunggyu yang berteriak.

Namja itu bangun dari tempatnya dan membuka pelan pintu kamarnya.

“Jangan seperti ini Myungsoo’ah…kau membuat kami takut” ucap Dongwoo kini.

“Hyung….” ucap namja bernama Kim Myungsoo itu sambil mengeluarkan air mata. Tak lama setelah itu namja itu justru terjatuh pingsan.

“Ya… Myungsoo” teriak Dongwoo lagi.

Seluruh member INFINITE dan manager bergegas membawa Myungsoo ke rumah sakit. Namja itu mengurung diri sejak acara interview kemarin, ia bahkan tidak makan seharian dan hanya mengunci diri di kamarnya.

“Dia terkena maag dan sepertinya ia mengalami stress berat” ucap Dokter Yoo selaku dokter yang menangani Myungsoo.

“Ia tidak makan bahkan menyentuh makanannya pun tidak sejak kemarin dok” ucap Hoya.

“Itu bisa jadi salah satu penyebabnya, namun sepertinya beban pikirannya menjadi penyebab terbesarnya ia seperti ini” ucap Dokter Yoo lagi.

“Apakah Myungsoo hyung harus dirawat disini dok?” tanya SungJong kini.

“Iya, Myungsoo harus istirahat total selama 1 bulan penuh disini. Kondisi psikis dan fisiknya belum bisa untuk bekerja dalam 1 bulan ini. Ia harus mengikuti program pemulihan paling cepat 1 bulan dan paling lama tak terhingga. Itu tergantung dirinya sendiri” ucap Dokter Yoo yang kemudian pergi meninggalkan member INFINITE.

“Bagaimana keadaan Myungsoo?” tanya Jong Yeop Ajhussi yang tak lain adalah CEO Woollim Ent.

“Dia harus istirahat total selama 1 bulan ajhussi” ucap Sunggyu.

“Sunggyu’ah kenapa bisa sampai terjadi hal seperti ini? Aku sudah mengatakan padamu jaga member yang lain kau yang tertua dan kau leader mereka kenapa harus sampai terjadi kejadian seperti ini eoh!!” bentak Jong Yeop ajhussi.

“Ajhussi sebenarnya ini tidak sepenuhnya kesalahan Sunggyu hyung, ia sudah berusaha menjaga kami. Namun Myungsoo memang bukan orang yang mudah diurus, ia tidak membuka pintunya sejak kemarin dan ia tidak menyentuh makanannya sedikitpun” terang Woohyun.

Sunggyu hanya menunduk lemah, ia sendiri menghujat mati-matian kelengahannya sampai Myungsoo seperti ini. Ia adalah leader yang sangat memperhatikan semua member INFINITE namun Myungsoo itu benar benar namja yang sulit dimasuki dan terbuka. Jadi Sunggyu mengutuk kebodohan dan kelemahannya dalam menjaga Myungsoo.

“Sudahlah, jika dokter mengatakan demikin mau diapakan lagi,. Tapi promo lagu kalian harus tetap berjalan meski tanpa Myungsoo” ucap Jong Yeop ajhussi.

“Ne, kami mengerti” ucap seluruh member INFINITE.

Berita masuknya visual INFINITE Kim Myungsoo ke rumah sakit Seoul dengan cepat tersebar ke media dan seluruh idol lainnya.

∞∞∞∞∞∞∞

@Dorm T-ara

Seluruh televisi menyiarkan tentang masuknya visual INFINITE itu ke rumah sakit Seoul dengan tiba-tiba.

*Jiyeon POV

“Kau tidak ingin menjenguknya?” tanya Eunjung eonni padaku.

“Entahlah eonni, aku takut akulah yang membuatnya seperti ini” ucap Jiyeon lirih.

“Aku benar-benar lucu dengan kalian berdua, Myungsoo sepertinya kini mengetahui gadis cinta pertamanya itu adalah kau Jiyi, gadis yang sejak lama ia tunggu, gadis yang mungkin sampai saat ini masih memiliki tempat yang khusus di hatinya tapi kau, gadis yang ia tunggu itu justru semakin menjauhinya hanya karena sahabatmu Suzy juga mencintainya. Kau seorang  pecundang Jiyi’ah. Ternyata dongsaeng kesayanganku tak lebih dari seorang pecundang” ucap Eunjung eonni lagi.

DEG…

Ucapan eonni seperti bom atom untukku. Eunjung eonni semuanya memang benar, aku hanya seorang pecundang yang tak mampu membuat namja yang aku cintai bahagia. Aku hanya memberinya kesakitan sejak dulu. Sejak SMP ia selalu menjadi cemoohan ketika membantuku. Kini aku ingin ia mendapatkan yeoja yang pantas untuknya, yeoja yang mampu membahagiakannya dan tidak membuatnya mengeluarkan airmata lagi. Suzy adalah gadis yang paling pantas untuknya. Aku tau Suzy sangat mencinta Myungsoo oppa, ia selalu memberikan yang terbaik yang ia miliki untuk Myungsoo oppa.

Bae Suzy diadalah gadis yang paling cocok untukmu oppa

TBC

30 thoughts on “BLACK DAY Chapter 4

  1. Huaaaaaa!!! gak nyangka ternyata kisah mereka berkaitan semua eoh?!!
    tapi penasaran dengan minho?! siapa gadis yang di jahilinya itu?
    jiyeon juga kah?!! kkk~ smakin menarik
    aigoo~ kisah jiyeon dan myungsoo benar2 dramatis sekali..
    sampai kapan jiyeon mengalah?? sampai kapan myungsoo menunggu?!
    ahh.. benar2 pasangan pabo~ bikin gemesss
    update soon thor!!!

  2. Semua idol punya cerita yg saling terkait.. Yeoja yg di maksd minho itu siapa? Jiyi atw suzy??
    Duhhh jiyeonie jangan patah semangad donkk… Kamu cocok koq sama myungsoo.. ƍäªk usah mikirin perasaan org lain, u/ hal ini egois sedikit gpplah😀 #mianhae suzy

    Mian chingu ∂ķΰ comment di wp aja ya,, ∂ķΰ ƍäªk baca yg di FP 🙂

  3. annyeong haseo reader baru imnida…..🙂
    wah daebak cerita nya asik eon!!!
    next part x jangan lama2 ya eon

  4. Aish jiyeon – jiyeon..

    Memikirkan perasaan orang lain tapi dia tidak memikirkan perasaanya sendiri dan perasaan myungsoo..

    Kalau Suzy teman yang baik, dia juga rela ngorbani cintanya seperti Jiyeon.,

    Part selanjutnya ditunggu yah.,
    Oh iyaaa,. Mampir yah keWPku *promosi plakk ^^ gpp sekali-kali \(´▽`)/

  5. huhh complicated nih ,, semangat buat jiyi .. Yang pntes sma myungsoo itu hanya jiyeon .. Bkan suzy .. Suzy ? Siapa tuh ,, ngarep ajh kmu sma myungsoo .. Myungsoo~yaa ,, mdhan kmu di jengukin ama jiyeon ., myungyeon jjang !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s