Love Note


Gambar

Love Note

 

by

Han Yoo Ri  (@uwiechan92)

Genre : Romance, Fluff

Rate : PG 13 || Lenght : Oneshoot

Main Cast : Park Jiyeon & Kim Myungsoo

Other Cast : Lee Jieun,Lee Taemin,Park Chanyeol,Byun BaekHee,Lee Hoya,Jang Dongwoo

Disclaimer : Inspired by original experience & I made this original FanFiction.

This is 100 % fanfiction buatanku.

Ini bisa dibilang seri ketiga dari “I Hurt” , “You Don’t Know Love me” dan harus lagi-lagi bilang ini real story dari orang yang tidak bisa disebutkan namanya ^_^ Gomawo inspirasinya.

It’s REAL….and MyungYeon is REAL !!!

Please DON’T PLAGIATOR and DON’T Silent Reader

 

 

 

NOTE :

Kisah ini terjadi sebelum ff You Don’t Know Love Me

SEMUA CAST MILIK TUHAN… Tapi Kim Myungsoo milik saya *hahahahaa

NO BASH… NO SIDERS…

Happy reading and please…comment

 

@@@

Kembali lagi dengan kisahku….

Kisahku ini terjadi sebelum kisah yang ku ceritakan pada kalian kemarin.

Kisah ini kisah manis tentangku Park Jiyeon gadis pemimpi dengan Kim Myungsoo si Pangeran Kampus.

 

“Ost : Love Note – Ailee

Lost In Love – Taeyeon feat Tiffany (SNSD)

.

.

.

#Preview

To       : Myungie Oppa

“Terimakasih atas semuanya selama ini, maaf atas segala kekuranganku. Maaf tak mampu berjuang banyak untukmu. Maaf jika nanti ku harus membencimu”

Kutekan tombol send pada ponselku.

Tuhan rasanya aku ingin pergi…

Pergi jauh dari dunia ini…..

Pergi meninggalkan semua rasa sakit ini….

Aku memang terlalu berharap banyak padanya…

Harusnya aku sadar posisi dan keadaanku….

Ini menyakitkan Tuhan….

Ini sangat menyakitkan…..

To       : Myungie Oppa

“Aku mencintaimu oppa…..”

@@@

.

.

.

.

*5 bulan yang lalu (Flashback On)

“Jiyeon’ah…..” teriak BaekHee dengan suara 6 oktafnya.

Ya Tuhan gadis ini benar-benar nyaris memecahkan gendang telingaku.

“Wae BaekHee’ah?” tanyaku malas.

“Liburan semester ini bolehkah aku mengunjungi rumahmu?” tanya ragu sambil memilin ujung dressnya.

Ya Tuhan gadis ini benar-benar imut sekali, jika aku namja mungkin aku sudah menekramnya karena saking tak kuatnya menahan ke-imutnya. Byun BaekHee kurasa jika kau terus seperti ini Park Chanyeol akan menerkammu

“BaekHee… kau ingin liburan di rumahku? Yakin? Rumahku tidak sebesar rumahmu, rumahku juga tidak bagus seperti rumahmu, rumahku juga….ehmmm” ucapku terputus.

“Aku ingin liburan di rumahmu bukan ingin mengangkat rumahku atau merebut rumahmu menjadi milikku Park Jiyeon. Aku hanya ingin mengunjungi kebun binatang yang sering kau elu-elukan bagus” ucapnya memandangku tajam.

Ya Tuhan mata gadis imut ini mampu menghipnotisku.

“Baekhee’ah… kau tau? Kau sangat imut” ucapku membuat rona wajah gadis itu  merona merah.

“Jiyeon’ah…jangan menggodaku. Jadi bagaimana apakah aku diizinkan berlibur di rumahmu?” tanya Baekhee.

“Boleh, siapa saja yang mau ikut?” ucapku lembut.

“Rencanyanya aku ingin mengajak Chanyeol dan Chanyeol bilang ia ingin mengajak Hoya dan Dongwoo” ucapnya lembut.

“Baiklah, aku akan mengajak Jieun dan Taemin juga” ucapku tersenyum.

Wajah BaekHee bahagia.  Aku senang jika melihat sahabatku bahagia. Akupun segera menghubungi Jieun dan Taemin. Mereka pun menyambut bahagia acara liburan itu.

Sebelumnya kalian pasti  bertanya siapa Jieun dan Taemin?

Mereka adalah 2 sahabatku sejak sekolah menengah di Daegu.

Aku, Jieun, Taemin dan Myungsoo oppa sama-sama dari Daegu High School. Jadi tak perlu ditanya lagi hubungan kami bahkan sudah seperti saudara. Ya ya saudara hingga aku tak dapat membedakan rasa cintaku pada Myungsoo oppa.

To       : Jieun

“Lu, Bakhee ingin ke Daegu. Dia ingin liburan di tempat kita. Kau mau ikut untuk berkunjung ke kebun binatang?

Kutekan icon send pada ponselku. Tak lama masuk sebuah pesan dari siapa lagi kalau bukan Jieun.

From   : Jieun

“Jinjayo? Huah berarti kita akan pulang kampung. Baiklah aku mau ikut. Tadi aku juga sudah bertanya pada Taemin dan dia bersedia ikut”

Syukurlah mereka menyetujuinya setidaknya itu akan membuat Baekhyun senang.

Tunggu apakah Myungsoo oppa mau?

Pabbo….

Kenapa aku tidak menanyakan padanya?

Tapi apakah ia mau kembali ke Daegu sedangkan kini rumahnya saja sudah pindah ke Kangwon.

Ayolah Park Jiyeon kau harus berfikir positif padanya.

To       : Myungsoo oppa

“Oppa kau sedang sibuk?”

Dengan keberanian diri yang besar kukirim sms itu padanya.

Aku masih setia duduk di dalam kelasku menatap jendela luar yang memancarkan terik matahari yang luar biasa.

Oh ya aku lupa ini adalah musim panas.

Hupt…. benar-benar terasa sangat panas hingga pendingin dalam kelas tak terasa sedikitpun.

Aku adalah orang yang benci dengan panas.

Tetapi aku juga bukan orang yang kuat dingin.

Lucu bukan?

Tiba-tiba terdengar suara beep dari ponselku.

From   : Myungsoo oppa

“Ada apa chagi?”

Aku mengerutkan keningku.

Chagi?

Apa itu tidak salah?

Sedang dihinggapi malaikat dari mana ia memanggilku chagi.

Oh ayolah sejak kami berpacaran 2 tahun lalu ia tak pernah memannggilku chagi lagi selepas sekolah menengah. Ia selalu saja memanggilku dengan sebutan namaku ataupun panggilanku sama seperti teman-temanku yang lain memanggilku.

Menyedihkan bukan?

Ketika pasangan lain sibuk dengan mencari nama panggilan sayang untuk pasangannya.

Kekasihku justru kebalikannya.

Ia tetap memanggilku sama ketika status kami masih menjadi seorang teman biasa.

Tolong digaris bawahi “Teman Biasa”

Tapi aku selalu berusaha tak ambil pusing dengan hal itu karena menurutku aku sudah lelah akibatnya jadi aku akan coba membuat hubungan kami tak semakin menyakitkan untukku.

 

To       : Myungsoo oppa


“BaekHee ingin mengunjungi kebun binatang Daegu oppa. Jieun dan Taemin sudah setuju akan ikut. Apa oppa mau ikut?”

Aku terdiam cukup lama dan membaca lagi pesan yang baru saja aku ketik.

Haruskah aku kirim?

Hupt….. sudahlah aku kirim saja

Kutekan tombol send.

Cukup lama balasan darinya.

Sambil menunggu balasannya kuarahkan pandanganku pada BaekHee dan Chanyeol yang sedang asik mengobrol di kursi depan.

Aku menghela nafas berat.

Ayolah aku mulai merasa iri lagi pada mereka.

Cukup…. kau terlalu picik jika memikirkan kau iri pada Baekhee, Park Jiyeon.

 

 

From   : Myungsoo oppa

“Kapan?”

Hupt…. sudah kuduga ia tak langsung mengiyakannya.

 

To       : Myungsoo Oppa

“Liburan musim panas ini, kau sedang tidak ada jadwal bukan liburan musim panas ini?”

Kalian tentu sudah hapal betul ketika aku berkata “Kekasihku adalah orang tersibuk di kampus ini”

Entah menyibukkan diri dengan apa?

Aku selalu berusaha mengerti dengan kesibukannya

Sekalipun aku menggerutu ataupun menuntutnya itu takkan pernah berhasil.

Ego-nya terlalu kuat untuk ditakhlukan oleh ego-ku.

 

From   : Myungsoo Oppa

“Aku bisa tapi mungkin setelah pengurusan penilaanku keluar”

Hupt…. aku mendesah lagi.

Ok baik, itu lebih baik daripada harus mendengar penolakan darinya.

 

To       : Myungsoo Oppa

“Nde oppa, nanti aku akan beritahu oppa lagi waktunya. Aku akan membicarakannya dulu dengan yang lain”

Semoga waktunya tak berbenturan dengan waktu penilaaianmu oppa.

@@@

“Jiyi’ah… Chanyeol bilang ia ingin pergi tanggal 2 bagaimana dengan Taemin dan Jieun?” tanya BaekHee padaku.

“Mereka kosong sepertinya ada tanggal itu lagi pula itukan sudah memasuki liburan musim panas dan mereka bukan orang yang punya kesibukan lebih jadi mereka pasti setuju dengan tanggal itu” jawabku tersenyum manis.

“Lalu bagaimana dengan Myungsoo oppa-mu?” tanya BaekHee sopan.

Aku tau ia ragu menanyakan hal itu.

Aku tau BaekHee selalu memperhatikan hubunganku dengan Myungsoo oppa.

Walau aku jarang bercerita padanya tentang hubungan kami, aku yakin ia tau betul bagaimana perasaanku.

BaekHee adalah gadis yang sangat peka, ia akan selalu mencoba bertanya padaku tentang hubunganku dan Myungsoo oppa setiap kali aku mulai diam dan terlihat sedih.

“Myungsoo oppa? Aku akan coba bertanya padanya lagi. Mianhae BaekHee’ah” ucapku masih mempertahankan senyumanku.

Kalian tau?

Kami bahkan tak bisa seperti pasangan lain yang menikmati liburan musim panas dengan berjalan dan kencan dengan pasangannya.

Dulu aku selalu menganggap Daegu – Kangwon bukan jarak yang jauh tapi aku rasa pendapatku salah.

Daegu – Kangwon itu sangat jauh hingga bahkan ia tak pernah mengirimiku pesan selama liburan.

Ayolah kenapa aku terus bercerita mengenai kesakitan hubunganku.

Liburan musim panas kali ini harus menyenangkan.

Karena aku tak ingin membuat teman-temanku cemas.

To       : Myungsoo Oppa

“Oppa, kami sudah menentukan tanggalnya. Tanggal 2 Maret. Apa oppa bisa pada tanggal itu?”

 

 

From   : Myungsoo Oppa

“Tanggal itu aku masih ada penilaan praktek. Bagaimana kalau esok harinya”

Hupt…

Aku sudah tau akan seperti ini.

 

To       : Myungsoo Oppa

“Baiklah nanti aku akan coba menanyakan pada teman-teman apakah bisa mengundur waktunya 1 hari ^_^”

 

From   : Myungsoo Oppa

“Mianhae Chagiya…. aku selalu mengecewakanmu”

Aku membaca ulang lagi pesan yang baru saja masuk pada ponselku.

Airmataku mengalir tanpa perintah.

Pabbo, kenapa kau baru sadar kau selalu mengecewakanku Kim Myungsoo.

Tapi mau bagaimana lagi, aku mencintaimu dan itu takkan pernah berubah.

@@@

.

.

.

.

.

@Kampus Chung-Ang

 

“Baek… Hmm…” ucapku ragu

“Waeyo Park Jiyeon?” tanyanya lembut.

“Hm, masalah kunjungan kita ke Daegu. Apakah bisa mengundurnya 1 hari? Myungsoo oppa bilang ia ada penilaian pada tanggal 2 tapi ia mengatakan jika kita berangkat tanggal 3 ia mungkin bisa ikut” ucapku gugup.

BaekHee tersenyum lembut padaku.

“Baiklah, kita berangkat tanggal 3” ucapnya tersenyum.

Aku tak bisa menyembunyikan kebahagiaanku.

Aku langsung memeluk erat BaekHee

“Gomawo BaekHee’ah…”ucapku bahagia

“Mana mungkin aku mampu menolak permintaanmu Jiyeon’ah. Jika permintaan itu akan membuatmu bahagia” batin BaekHee.

 

 

*Kini tiba waktunya 3 Maret 2012

“Huahhhh…. akhirnya kita bisa liburan juga” teriak Jieun sangat keras.

“Ayolah… Lee Jieun kau mulai berlebihan sekali” ucap Taemin dingin.

Ayolah… Taemin mulai lagi dengan tingkahnya yang sok dingin.

Pria malaikat yang mencoba berwajah vampire itu.

Ckckckckckc benar-benar konyol.

“Sudah-sudah kalian seperti anak kecil” ucapku kesal

Ayolah… mereka mulai lagi.

Aku tak ingin memperlihatkan tingkah kami ini pada BaekHee dan Chanyeol.

Kupandangi Myungsoo oppa ia hanya tersenyum kecil.

Akupun tersenyum tanpa disadari, entah mungkin itu reflek.

Aku berharap liburan kali ini menyenangkan.

 

@Perjalanan menuju Daegu

Kami berdelapan menuju Daegu dengan jalur darat. Tepatnya menggunakan sepeda motor.

Perjalanan Seoul – Daegu jika ditempuh dengan sepeda motor kira-kira 5 jam.

Jarak yang tak dekat bukan?

Cukup membuat bokongmu panas.

Itu  pasti.

“Oppa, bisakah kita makan. Perutku sudah lapar” ucapku lemah ketika perjalanan kita sudah menempuh lebih setengah  jalan.

“Kau mau makan apa?” tanyanya lembut.

Aku rindu sikapnya seperti ini.

Aku selalu suka perjalanan menuju Daegu bersamanya.

Aku mengencangkan pelukanku dipinggangnya dan menempelkan daguku pada bahu kanannya.

“Aku ingin jajangmyun” ucapku manja.

Ia hanya tersenyum kecil.

Aku bisa melihat itu dari kaca spion motornya.

“Baiklah kita akan berhenti di kedai jajangmyun favoritmu” ucapnya lembut.

“Yess… aku akan mencoba memberi isarat pada yang lain untuk berhenti di kedai jajangmyun” ucapku semangat.

Aku memberi isyarat pada yang lain untuk berhenti di kedai jajangmyun tepat istirahat favorit aku dan Myungsoo oppa ketika pulang menuju Daegu.

Aku lupa memberitahu pada kalian.

Satu hal yang membuatku tak bisa membenci pada Myungsoo oppa adalah karena ia selalu setia mengantarkanku pulang menuju Daegu setiap liburan.

Rumah oppa tidak lagi di Daegu karena ayahnya sudah dipindah tugaskan ke Kangwon dan itu berarti ia harus memutar balik jika harus kembali menuju Kangwon saat mengantarku.

Aku tau itu pasti melelahkan untuknya.

Tapi ia tak pernah mengeluh mengenai hal itu padaku.

Itulah mengapa aku selalu tak mampu membenci banyak padanya.

“Wah… Jajangmyun-nya sangat enak” ucap Hoya.

“Baguslah kalau kalian menyukainya” ucapku lembut.

Aku menyukai suasana seperti ini.

Mengobrol, tertawa bahagia seolah kami semua melupakan sedikit rasa sakit dan stress.

Selama perjalanan menuju Daegu aku selalu memeluk erat pinggang Myungsoo oppa.

Sesekali ia akan berteriak ketika tubuhku mulai berangsut kekanan atau kekiri.

Ia mengkhawatirkan aku jatuh.

Dia akan berteriak seperti ini “Ya…Park Jiyeon jangan tidur. Kau ingin jatuh eoh!!”

Walau terkesan tidak romantis. Tapi aku tau ia mengkhawatirkanku.

Terkadang ketika ia tau aku sangat lelah ia takkan meneriakiku dan justru mengencangkan pelukanku pada pinggangnya dan menahan tanganku dengan tanggannya.

Terdengar romantis bukan?

Myungsoo oppa memang selalu seperti ini.

Bukan tipe yang mau mengumbar kemesraannya pada semua orang.

Bukan tipe yang mampu berkata manis pada kekasihnya.

Bukan tipe yang mampu peka pada kekasihnya.

Tetapi ia orang yang sekali mencintai seseorang ia akan menjaganya sepenuh hatinya.

Meski itu akan berakhir menyakitinya.

Perjalanan yang memakan waktu 5 jam akhirnya terlewati juga.

Akhirnya sampai di rumahku.

Eomma dan Appa-ku menyambut kedatangan kami.

“Ayo masuk, jangan malu-malu” ucap eomma ramah pada semuanya.

“Maaf ajhumma kami merepotkan” ucap BaekHee sopan.

“Anniyo…. gwenchana. Kalian pasti lapar ajhumma sudah menyiapkan makanan” ucap Eommaku membuat Hoya, Taemin dan Dongwoo berteriak “Yess”

 

@Ruang Makan

“Ajhumma masakannya sangat enak” teriak Hoya.

“Kamsahamnida, ajhumma akan ke kamar melihat Jinnie” ucap eomma.

Jinnie adalah yeodongsaengku satu-satunya.

Ia tidak sepertiku yang cukup berambisi dengan kuliah dan hidup.

Ia cenderung gadis yang ceria dan ramah pada semua orang seolah ia tak memiliki kesakitan.

Adikku ini sudah junior high school, tapi tingkahnya masih kekanak-kanakan.

“Berarti besok kita akan ke kebun binatang?” tanya Taemin membuka diskusi kami.

“Nde” jawabku singkat.

“Mau berangkat jam berapa?” tanya Jieun

“Hm… bagaimana kalau jam 7 pagi” usul Chanyeol.

“Nde, lebih baik pagi agar kita tidak terkena macet” ucap Myungsoo oppa.

Oh iya aku lupa mengatakan satu hal tentang Daegu.

Daegu selain terkenal sebagai salah satu kota metropolitan di Korea Selatan, Daegu juga dikenal sebagai Kota Industri.

Mulai dari pangan, sandang hingga papan semua ada.

Itu mengapa Daegu banyak memiliki pabrik-pabrik dan kawasan industri, dan itulah mengapa Daegu selalu macet.

“Baiklah kita sepakat besok berangkat jam 7 nde!” ucapku memastikan.

“Nde” ucap semuanya serempak.

“Baiklah ini sudah malam lebih baik kita para namja segera ke rumahku. Kita harus menyiapkan tenaga untuk besok” ucap Taemin.

“Kajjah” ucap DongWoo.

Para namja dan Jieun beranjak pulang. Nde maksudku Jieun pulang kerumahnya dan yang lain pulang ke rumah Taemin.

Sebelum pergi Myungsoo oppa tak lupa mengelus lembut surai hitamku.

“Aku pergi” ucapnya lembut.

Aku mengangguk lembut dan tersenyum mengamati kepergiannya.

Aku dan BaekHee pun segera istirahat mempersiapkan stamina kami untuk petualangan besok.

@@@

“Ya Tuhan kalian lupa jalan menuju kebun binatang?” ucap Hoya.

“Mianhae” ucapku lemah.

“Ya sudah pakai maps saja, dan kami akan memimpim perjalanan” ucap Dongwoo bijak.

Aku mengangguk pasti, Myungsoo oppa hanya menatapku tajam.

Ya Tuhan bukan salahku juga? Aku hanya mengingat rute bus untuk ke kebun binatang, aku mana tau rute sepeda motor.

Hupt… Pabbo !

Setelah beberapa lama berputar-putar dan terus berkendara akhirnya kami sampai juga di kebun binatang Daegu.

“Akh… akhirnya sampai” ucapku sambil meregangkan tubuhku.

“Paka jaketnya” ucap Myungsoo oppa.

Aku menatapnya bingung kenapa harus memakai jaket diudara sepanas ini?

Aku hanya mempoutkan bibirku sebal.

Kemudian aku menatap semuanya.

Menatap BaekHee dan Chanyeol yang gembira akhirnya bisa mengunjungi kebun bintang yang menjadi tempat wisata kebanggan kami para warga Daegu.

Tolong dicatata yah, kebun binatang Daegu adalah kebun binatang terbesar di Korea.

Kebun binatang yang dirancang 3-4 tahun kedepan akan berskala internasional dan takkan kalah dengan milik Amerika.

“Ayo kita foto dulu” teriak BaekHee semangat.

Benar-benar liburan yang menyenangkan.

Kami terus berfoto-foto di depan gerbang kebun binatang.

“Ayo kita masuk” ajak Chanyeol

Kami pun membayar tiket dan masuk ke arena kebin binatang.

“Wah… besar sekali” ucap BaekHee membuat aku, Jieun, Taemin dan Myungsoo oppa tertawa.

“Bagaimana kalau kita naik sepeda?” usul Jieun.

“Kedengarannya seru” ucap Hoya.

“Kajja…” ucap Taemin dan Jieun bersamaan.

 

@Penyewaan sepeda di Daegu Zoo

“Kita mau naik yang perorangan atau yang berpasangan?” tanya Dongwoo.

“Yang berpasangan saja bagaimana?” ucap Chanyeol.

Aku menyeringai kearah Channie, nde panggilan yang sering ku ucapkan untuk Chanyeol.

“Aku setuju usul Channie” ucapku.

“Aku juga” ucap Jieun dan Taemin bersamaan lagi.

“Aku juga” ucap Baekhee.

“Baiklah kita naik yang berpasangan saja” ucap Myungsoo oppa sambil membayarkan tiket penyewaan sepedanya.

Senyum merekah terlihat di wajah kami.

Terutama aku, akhirnya sekian lama tak kencan akhirnya kami kencan.

Tunggu ini bukan kencan, tapi setidaknya ini seperti kencan.

“Naik pelan-pelan” ucap Myungsoo oppa tetap mempertahankan keseimbangan sepeda kami.

“Oppa ini susah” ucapku lemah.

“Tenang saja ada oppa” ucapnya lembut.

Bagaikan embun dipagi hari yang membasahi hatiku.

Benar-benar dingin dan nyaman.

Aku tersenyum lembut.

Awalnya aku kesulitan dengan sepedenya namun kelamaan aku bisa.

“Hei Jiyi’ah Myungsoo oppa, ayo liat kesini” teriak BaekHee yang hendak memotret kami.

Karena aku menoleh keseimbanganku goyah dan hampir saja sepeda kami jatuh.

Myungsoo oppa mengehela nafas berat, aku hanya memasang wajah bersalah.

“Sudah oppa bilangkan hati-hati” ucapnya lembut.

“Mian…” ucapku lemah.

“Sudahlah, ayo goes yang kencang kita sudah tertinggal dari yang lain” ucapnya.

Myungsoo oppa benar-benar lembut, sangat lembut.

Sehingga membuatku tanpa sadar jadi lebih manja dan ehm… berlebihan padanya.

“Oppa itu rusa” teriakku.

“Iya” ucapnya lembut.

“Aku ingin foto dengan rusa” pintaku lemah.

“Nanti yah chagi sehabis kita berputar-putar dengan sepeda, waktu kita dengan sepeda ini tinggal 15 menit” ucapnya lembut dan tersenyum.

“Nde” jawabku mantap.

Setelah kami puas berputar-putar dengan sepeda, kini waktunya kami mengelilingi Daegu Zoo dengan berjalan kaki.

Mulai dari ular, monyet, ikan, beruang, macan, singa hingga gajah kami kelilingi.

“Oppa aku lelah” ucapku menghentikan langkahku.

“Waeyo chagi?” tanyanya

“Aku lelah dan haus Myungie oppa” ucapku menekankan kata lelah dan haus.

“Sabar sebentar chagi, lihat kita sudah tertinggal dengan yang lain. Nanti jika ada penjual minuman kita akan beli” ucapnya lembut sambil mengusap puncak kepalaku lagi.

Kebiasaannya yang selalu mampu menghipnotisku hingga menuruti ucapnya.

Aku terus mengikuti langkah teman-temanku hingga aku melihat penjual minuman.

“Oppa aku mau minum” ucapku manja.

“Tunggu disini oppa belikan” ucap Myungsoo oppa dan berlari menuju penjual minuman itu.

Tak beberapa lama oppa kembali menghampiriku sambil memberikan sebotol minuman dingin.

“Ini” ucapnya memberikan minuman botol itu.

“Gomawo” jawabku langsung membuka dan meminumnya.

“Oppa mau?” tanyaku dan menyodorkan minuman itu pada Myungsoo oppa.

Ia hanya menggeleng dan berucap “Untuk kau saja chagi, nanti kalau aku haus aku akan beli lagi”

“Ayo kita masuk ke museum primata, kasian yang lain sudah menunggu” ucapnya

“Ehm” jawabku mantap sambil menganggukan kepala.

Tangannya meraih tanganku. Ia menggenggam erat tanganku seolah takut kehilanganku.

Tuhan kumohon biarkan ini terus seperti ini.

Bisa menggengam tangannya kuat.

Bisa disisinya selamanya.

Bisa tertawa bersama.

Bisa bahagia bersama semuanya, keluarga teman-teman dan dirinya

dan

Bisa mencintainya sampai kau menjemputku untuk kembali menjadi milikmu.

“Ya Myungsoo Oppa…Jiyi’ah… ayo foto” teriak BaekHee.

*Flashback OFF

Mungkinkah masa itu bisa kembali Myungsoo oppa?

Cinta bagaikan tangga nada yang tak tau kapan ada diatas kapan ada dibawah.

Ketika tangga nada itu berada diatas kau akan merasakan sesuatu yang menyenangkan

Ketika bberada dibawah nadanya benar-benar rendah dan terdengar lirih.

-Love Note – Park Jiyeon-

-FIN-

 

 

“Dengan tidak hormat saya ini end lagi ^_^”

“Semoga kalian tetap suka karya saya, terimakasih atas semuanya yang selama ini selalu mendukung saya dan tetap setia dengan karya saya”

“Sampai bertemu dikisah Myungsoo dan Jiyeon lainnya”

^_^

20 thoughts on “Love Note

  1. Suka-suka tapi penasaran sama POV nyaa myung..
    Kuharap di next chapnya myungYeon berakhir bahagia

    Ditunggu fanfic MyungYeon lainnya

  2. Yaaaah cerita sweetnya myungsoo ini hanya masa lalu. .coba aja sampe skrg kyk gt k jiyi
    aq paling penasaran ama balesannya myungsoo habis nerima pesan terakhir jiyi itu gimana ya. .ga pengen mereka putus
    lanjutin song thor. .hehe
    xoxo

  3. Lumayan Saeng ga nyesekkkk Bgt walau endingny masih gantung y ga tau
    Mereka jadi putus ga

    Tapi q berharap ga
    Dan buat Myungsoo Pov biar kita tau gimana sih perasaan L sebenarnya

    Nexttt Ff ditunggu fighting 😊😊😊😊😊

    • Eonniiii akhirnya comment juga🙂

      Mianhae yah eonni ff aku pasti nikin eonni kesel terus…

      Nde diusahakan aku juga lagi nanya nanya trus gimana perasaan Myungie…
      sedang proses wawancara🙂
      nanti kalo dh beres bakal nulis dan dicoba bikin Myungi POV🙂

      Gomawo eonni ku sayangggg🙂🙂

      • Wkwkw kayak reporter aja Saeng pake wawancara segala kalau pihak yg bersangkutan binggung buat versi kamu aja tapi yg Happy ending biar kita ga manyun hahahaha 😊😊😊😊😊

        Fighting

      • Buahahahaha tenang eon dia ga bingung kok🙂
        Kan udah aku sogok sama cinta #upzz
        Hahahahahaha

        Ga maksudnya dia paham kok kalo aku lg nulis ff kisahnya jadi dia baik ngasih banyak jawaban

        diusahain lah minggu depan bisa nerusin ff ini lagi

        aamiin semoga hubungan mereka berakhir senang🙂

        Nde eonni :-*

  4. Begini toh hubungan Myungsoo sama Jiyeon dulu?
    Asdfghjkl
    Kenapa hubungan mereka sekarang malah smrawut (?)
    Hubungan yg bener2 rumit

  5. jdi pnsaran gmna reaksi nya myungsoo…aigoo moga2 myungyeon bs rukun lg….next aaaahhhh…pnsaran bnget deh…aigoo….ff mu emang daebaaakkkk yoo ri ya….hehe…saya suka saya suka…

  6. mungkin myungi tu emng type org yg g bza carax menunjukkan rasa sygx k pasangan lewat zmz atw tlp.buktix setiap x jiyi zmz myubgi slalu ngblz kan??tu artix myungi udh nyoba wat ngertiin jiyi v sebalikx jyi dy terlalu byk menuntut hanya krna melihat sikap namja lain.setiap org tu berbeda knp g jiyi za yg lbh agresif .

  7. huft .. Mudahan selamanya akan seperti itu .. Bermesraan ,, gk cuek cuek an lagi .. mudahan di dunia nyata jga ada myungyeon real .. wkwkwk .. Author jjang ! Keep writing .. Bleh minta nmer author gak ? Sms ajh di nmr ku 085753713633 jeball ..

  8. Wahh lanjutan ff yang tadi ya min ? Kerennn..

    Oh ternyata sikapnya myungsoo dulu sama2 cueknya cuma masih perhatian .. Disini myungsoonya lembut dan sabar bangettt, knpa jadi kek gitu ya ? Minnn lanjut minnn kepo nih:/

  9. hhhmmm sweet bggr deh klo ngeliat myungsoo yg selembut itu sma jiyeon,, coba ajj sekarang myungsoo juga msh lembut ke jiyeon,, pasti jiyeon ga akan sedih dan sakit kaya sekarang inii,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s