Black Day [Chapter 6]


Image

Black Day [Chapter 6]

 

by

Han Yoo Ri (@uwiechan92)

Genre : Romance, Hurt Comfort

Rate : PG 15 || Lenght : Chaptered

Main Cast : Park Jiyeon & Kim Myungsoo

Disclaimer : Inspired by some story & I made this original FanFiction.

This is 100 % fanfiction buatanku.

It’s REAL….and MyungYeon is REAL !!!

Please DON’T PLAGIATOR and DON’T Silent Reader

 

NOTE : Aku harap kali ini tidak mengecewakan kalian semua.

POV yang digunakan diwaktu biasa adalah milik AUTHOR.

Kecuali jika ada Myungsoo / Jiyeon POV berarti itu sudut pandang mereka.

NO BASH… NO SIDERS…

Happy reading and please…comment

@@@

 

#Review

“Kikwang oppa”

“Annyeong Jiyeonnie… sudah lama tak bertemu” ucap namja itu lembut.

 

 

 

Tanpa diperintah gadis itu langsung memeluk erat namja didepannya itu, seolah menyalurkan segala kesakitannya. Gikwang namja yang dipeluk itupun mengeratkan pelukan gadis itu sehingga menimbulkan efek nyaman pada gadis itu”

 

“Sampai kapan kau mau memeluk Park Jiyeon, liat orang lain sudah memperhatikan kita dengan aneh” ucap Gikwang.

 

Jiyeon langsung memundurkan tubuhnya menjauhi Gikwang.

“Mian oppa, aku hanya rindu padamu sudah lama kita tak bertemu” ucap Jiyeon memaksakan senyum.

Pluk…

Gikwang menyentil kening Jiyeon

 

“Awhh appo oppa” sungut Jiyeon.

“Jangan berpura-pura tersenyum di depanku, aku sudah tau semua dari Junho” ucap Gikwang.

“Ishhh kalian berdua selalu saja membicarakanku tanpa aku ketahui” ucap Jiyeon sambil mengkrucutkan bibirnya lucu.

Gikwang tersenyum melihat tingkah imut yeoja di depannya itu.

 

 

“Kau tau, jika kau mengkrucutkan bibirmu seperti itu di depan para namja kurasa kau akan langsung diterkam oleh mereka” ledek Gikwang

“Oppa…menyebalkan” rengek Jiyeon sambil memukul bahu Gikwang..

 

 

“Jiyeonnie… palli kita harus rehesal” teriak Eunjung keras.

 

 

“Oppa aku pergi dulu” ucap Jiyeon.

“Eoh… nanti aku akan menghubungi, Jiyi’ah… Nanti malam kita makan bersama Junho oppa. Kau mau?” tanya Gikwang..

“Bertiga saja kan?” ucap Jiyeon ragu.

“Ne, hanya kita bertiga” jawab Gikwang lembut.

 

Gadis itupun mengangguk semangat.

 

 

Sejak dulu 2 oppanya itu sangat sayang padanya dan sangat ia sayangi. Junho dan Gikwang sama-sama tau latar belakang keluarga Jiyeon seperti apa. Bahkan hingga kisah cintanya dengan Myungsoo. Tetapi ada sesuatu yang sejak dulu dipendam oleh Gikwang pada Jiyeon bahkan Junho pun tak tahu itu.

 

 

Aku akan membahagiakanmu Jiyeonnie…

Aku takkan membiarkanmu menangis lagi…

Apalagi menangisi pria itu…

Takkan pernah…

-Lee Gikwang-

@@@

 

 

Black Day Chapter 6

 

*Flashback on

“Yeonni, nanti kalau kita sudah besar kau harus menikah denganku ne?” tanya seorang laki-laki berusia 10 tahun itu

“Anniyo, Yeonni hanya menganggap oppa sebagai oppa Yeonni tak lebih” ucap bocah cantik tersebut.

 

 

“Kalau begitu kau menikah dengan oppa saja Yeonni kalau kamu tidak mau dengan bocah gendut itu” tanya namja imut lainnya.

“Oppa, kalian berdua itu kakak Yeonni mana mungkin menikah dengan Gikwang oppa dan Junho oppa” jawab yeoja imut itu sambil mempoutkan bibirnya lucu.

 

 

“Lantas Yeonni akan menikah dengan siapa?” tanya Junho.

“Aku akan menikah dengan Myungsoo oppa” jawab gadis mungil itu mantap.

 

 

“Myungsoo? Kim Myungsoo? Anak yang bermata elang itu?” ucap Gikwang frontal.

 

 

“Nde… Wae oppa?” tanya Jiyeon.

“Kau… ti…” ucap Gikwang terpotong akibat kakinya diinjak Junho.

“Ya… Lee Junho kau menginjak kakiku” teriak namja bernama Gikwang itu.

“Kau berisik Lee Gikwang” ucap Junho tajam.

 

 

“Yeonni… kau boleh mencintainya tapi ingat kau tak boleh berharap bahwa ia  akan menikahimu! Arra!” ucap Junho lembut.

 

“Waeyo oppa? Myungsoo oppa bahkan berjanji padaku bahwa ia akan menikahiku kalau sudah besar” ucap yeoja itu polos.

 

“Kalian masih terlalu kecil untuk memikirkan pernikahan, kau harus berfikir tentang mimpimu menjadi penyanyi. Itu lebih baik dibanding kau memikirkan dengan siapa kau akan menikah ne~” ucap namja itu lagi bijak.

 

 

Si bocah perempuan itu pun mengangguk patuh. Obrolan yang tak masuk diakal untuk kumpulan bocah yang terdiri dari 2 namja berusia 10 tahun dan seorang bocah perempuan berusia 6 tahun. Mereka terlalu lugu. Namun 2 bocah laki-laki itu cukup paham perihal mimpi mereka.

*Flashback Off

 

“Menjadikanmu istriku itulah mimpiku Park Jiyeon” ucap Lee Gikwang sambil menatap langit sore.

 

 

“Kau sedang apa disitu?” tanya Junho.

“Hanya menikmati langit sore, kau sendiri?” tanya Gikwang balik.

 

 

 

“Aku mengantarkan paket dari Junsu hyung untuk Hyunseong hyung, sekalian saja aku melihatmu” ucap namja ber-rambut brunnete itu sambil meletakkan tangannya pada pundak sahabatnya itu.

“Oh…” jawab laki-laki yang berstatus leader dance BEAST itu sambil terus menatap langit.

 

 

“Apa yang sedang kau fikirkan?” tanya Junho.

“…”

Diam….

Tak ada jawaban yang keluar dari mulutnya.

 

“Jiyeonnie?” ucap Junho telak berhasil membuat Gikwang membeku.

“Menyerahlah Lee Gikwang kau tidak bisa meraihnya” ucap Junho tajam.

“Aku pasti bisa memilikinya” jawab Gikwang mantap.

 

 

“Kau mungkin bisa memiliki raganya tapi kau tak kan bisa memiliki hatinya. Karena hatinya sudah dibawa oleh Myungsoo” ucap Junho lemah.

“Cinta bukan hal tentang seberapa ingin dan bisa kau memilikinya, tetapi tentang seberapa besar dan mampu kau berusaha membahagiakan orang yang kau cintai itu. Walau pada akhirnya itu ternyata bukan hasil yang kau inginkan” lanjut Junho lirih.

 

 

“Kau takkan pernah tau bagaimana ada diposisiku LEE JUNHO!!” ucap Gikwang membentak.

“Aku tau bagaimana rasanya Gikwang, bahkan rasa sakitnya pun aku tau karena aku juga merasakan diposisimu hanya saja gadis itu bukan Jiyi” ucap Junho lirih sangat lirih. Namja yang terkenal selalu tersenyum itu ternyata menyimpan kisah cinta yang cukup menyedihkan.

 

 

Kontan Gikwang membulatkan matanya, ia mengaku dirinya adalah sahabat baik Junho tapi bahkan ia tak tau kalau Junho menyukai seseorang dan orang tersebut tidak menyukainya. Ia merasa sangat bodoh dan bersalah sebagai seorang sahabat.

 

“Maafkan aku Junho’ah” ucap Gikwang merasa bersalah.

 

“Sudahlah tak apa, sekarang yang harus dipikirkan adalah bagaimana membuat Jiyi semangat untuk comebacknya sebentar lagi dan agar ia tak terlalu memikirkan banyak issue buruk perihal T-ara akhir-akhir ini” jelas Junho.

 

“Maksudmu kasus perihal Ahreum yang diberitakan depresi?” tanya Gikwang.

“Nde, kasus itu cukup membuat Jiyi terguncang dan kemarin pun aku mendengar bahwa Jiyi bertengkar dengan Eunjung noona dan berakhir dengan sebuah tamparan yang diberikan Eunjung noona pada Jiyi” ucap Junho lemah.

 

 

“Mwo? Jiyi ditampar?” tanya Gikwang kaget.

Namja tampan dihadapannya mengangguk lembut.

 

 

“Tetapi aku rasa masalahnya bukan hanya itu Junho’ah” ucap Gikwang lemah.

“Lantas karena apa lagi menurutmu?” kini Junho yang bertanya.

 

“Ini…..” ucap Gikwang menunjukan sebuah artikel di tabnya membuat mata Junho membulat.

“Ini bohongkan?” tanya Junho.

“Ini bukan bohongan Junho kau tak lihat Woollim Ent saja sudah mengkonfirmasinya” jelas Gikwang.

“Jadi karena ini dia menangis semalaman” bisik Junho lemah.

“Siapa yang kau maksud?” tanya Gikwang tiba-tiba.

“Bukan siapa-siapa” ucap Junho buru-buru.

 

 

*JUNZY SIDE

#FlashbackOn

“Kau sedang apa di atap seperti ini Suzy’ah? Udaranya sangat dingin lebih baik kau masuk” ucap namja pemilik eye smile itu perhatian.

 

Bukan jawaban yang ia dapatkan justru tubrukan tubuh yeoja didepannya yang mendadak memeluknya erat. Tubuh namja eye smile itu menegang luar biasa, ia tak pernah berfikir gadis yang selam ini ia cintai itu memeluknya. Namun ada yang berbeda, ia merasakan bahunya basah. Tepat gadis yang dipeluknya ini sedang menangis tersedu-sedu. Ia tak mampu bertanya kenapa. Ia hanya mengelus punggung gadis itu lembut dan membisikan

 

 

“Gwenchana…. semua akan baik-baik saja Suzy’ah”

Kalimat yang simpel tapi membuat gadis itu terasa hangat hatinya.

“Gwenchana, ada aku disini. Semua akan baik-baik saja Suzy’ah…. saranghae” batin Junho lirih.

#FlashbackOff

 

@@@

*MYUNGSOO SIDE

“Kita harus kembali ke Korea hari ini, kudengar Jung Yeop ajhussi akan membicarakan perihal album Jepang kita selanjutnya dengan Young Min ajhussi” jelas Sunggyu.

“Bagus, aku bisa bertemu dengan Key untuk pamer foto-fotoku” teriak Woohyun heboh.

 

 

PLETAK….

 

Sebuah jitakan keras dari Sunggyu mendarat ke kepala namja imut itu.

“Ya hyung, kenapa kau menjitakku eoh !!” sungut Woohyun.

“Makanya jangan hanya memikirkan dirimu sendiri, liat Myungsoo sudah seperti mayat hidup!” ucap Sunggyu tak kalah keras.

 

 

“Salah siapa ia harus berpacaran dengan yeoja jadi-jadian itu. Aku tau ia butuh biaya untuk photobooknya, tapi aku rasa Jung Yeop ajhussi dan Young Min ajhussi juga mampu membiayainya kalau perlu aku akan meminta pada Lee So Man ajhussi. Kenapa ia harus menerima bantuan dari ayah yeoja itu. Sekarang inilah akibat yang harus ia terima, kehilangan cinta sejati yang dari dulu ia jaga dan fansnya hanya karena yeoja itu!!!” teriak Woohyun keras kemudian pergi meninggalkan semua orang yang terdiam mendengarkan ucapan Woohyun.

 

 

 

Tak ada satu katapun yang salah dari ucapan namja pemilik fans service terbaik itu. Ia benar…

Semuanya benar.

Myungsoo yang mendengar pun hanya mampu membeku tanpa bisa membalas ucapan Woohyun.

 

 

 

#FlashbackOn

“Aku membutuhkan biaya tambahan untuk photobook-ku” ucap Myungsoo lemah.

“Hm…. kau sudah bilang pada Jung Yeop ajhussi?” tanya Yoo Ri.

 

 

Yoo Ri adalah sahabat Myungsoo sejak sekolah dasar mereka dekat sekali walaupun begitu hubungan mereka tak lebih dari sahabat. Banyak orang yang mengira Yoo Ri adalah kekasih Myungsoo termasuk para member INFINITE. Namun gadis itu mampu menjelaskan dengan jelas hubungannya dengan Myungsoo hanya sahabat. Lagipula Kim Myungsoo bukanlah tipe Yoo Ri, gadis itu cenderung menyukai pria imut namun kuat. Sedangkan Myungsoo? Ia justru berkebalikan. Namja yang dari luar sok kuat tapi nyatanya hanya namja rapuh yang ketika bertemu Yoo Ri pasti menangis.

Catat dengan jelas, namja itu menangis.

Ok lupakan hal itu,

 

 

“Aku sudah terlalu banyak menyusahkan Jung Yeop ajhussi” lirih Myungsoo.

“Kau itu anaknya, mana mungkin ajhussi merasa disusahkan lagi pula kini Woollim sudah mendapatkan suntikan dana dari SM C&C tak mungkin Young Min ajhussi tidak membantu Woollim” ucap Yoo Ri tegas.

 

Namja itu hanya mampu mendengar dan menerawang entah kemana.

 

“Sebenarnya aku mendapat tawaran dana dari seseorang” ucap Myungsoo tiba-tiba.

“Dari siapa?” tanya Yoo Ri.

“Dari yeoja yang akhir-akhir ini intens mendekatiku” jawab Myungsoo.

“Siapa?” tanya Yoo Ri tajam. Feeling yeoja ini sangat kuat, dia gadis yang sangat menyayangi Myungsoo ia tak ingin Myungsoo ditipu ataupun dirugikan oleh orang lain.

 

“Namanya Kim Do Yeon, seorang teman yang kukenal dari sebuah majalah. Ia seorang ulzzang pendatang baru” jelas Myungsoo.

 

 

Tunggu, bukankah nama itu tak asing. Kim Do Yeon…… akh, bukankah dia yeoja yang membuat G Dragon marah itu. Yeoja yang mengaku-ngaku sebagai kekasihnya. Juga mengaku sebagai kekasih Wooyoung oppa” batin Yoo Ri

 

 

“Myungie’ah, hm…. kalau aku boleh saran lebih baik jauhi gadis itu. Aku pernah mendengar beberapa isu tidak baik tentangnya” ucap Yoo Ri hati-hati.

“Isu apa?” tanya Myungsoo.

“Sudahlah,pokoknya kau harus menjauhi dia!” ucap Yoo Ri tegas.

“Hmmm….”

 

Namja itu hanya menjawab dengan deheman tanpa menjawab pertanyaan gadis itu.

 

 

Peringatan gadis yang notabenenya sahabat baik Kim Myungsoo itu ternyata di acuhkan oleh namja tampan itu. Ia masih saja berhubungan dengan ulzzang tersebut.

 

“Oppa… maaf membuatmu lama menunggu” ucap yeoja itu imut.

“Tak apa…. aku juga baru datang Yeonni’ah” ucap Myungsoo lembut.

Gadis dipanggil Yeonni itu merona.

 

 

“Oh ya oppa, mengenai photobook itu. Appa bilang ia akan membiayainya” ucap Do Yeon manis.

“Jinja?” ucap Myungsoo kaget.

Gadis itu mengangguk manis.

 

 

“Gomawo Yeonni’ah… Gomawo” ucap Myungsoo senang.

“Nde” jawab gadis itu.

 

Myungsoo sangat senang akhirnya mimpinya untuk membuat photobooknya tercapai. Tapi ia tak sadar bahwa disinilah mulai masalah yang akan menjeratnya sampai akhir.

 

“Oppa, kenalkan ini appa-ku” ucap Do Yeon manis.

“Annyeonghaseyo, jonneun Kim Myungsoo imnida” ucap Myungsoo sopan.

“Duduklah” jawab Tuan Kim, ayah Do Yeon.

“Do Yeon’ah… bisa tinggalkan Appa berdua dengan Myungsoo?” ucap Tuan Kim.

“Baiklah” jawab yeoja itu sambil menyeringai kecil pada ayahnya kemudian keluar dari kantor ayahnya.

“Myungsoo, aku bersedia membiayai peluncuran buku fotografimu” ucap Tuan Kim.

Wajah Myungsoo merekah, ia bahagia.

 

 

“Namun ada syarat dan kewajiban yang harus kau lakukan” tegas Tuan Kim.

Mata Myungsoo melebar, ia kaget. Ia tak memikirkan bahwa ternyata ayah Do Yeon itu mengajukan syarat.

“Apa syaratnya Tuan? Kalau saya boleh tau?” ucap Myungsoo sopan.

“Jadilah kekasih anakku” ucap Tuan Kim singkat padat dan jelas.

 

DEG

 

Bagai langit akan runtuh.

Tubuh namja dingin itu bergetar, apakah cintanya harus ia korbankan demi mimpinya?

Otaknya langsung memutar kenangan-kenangan gadis yang sampai saat ini mengisi penuh ruang hatinya “PARK JIYEON”. Gadis yang membuatnya bahagia dan kesakitan pula secara bersamaan.

Namun satu hal yang jelas ia tau, seberapapun ia mencoba melupakan Jiyeon. Hatinya akan selalu menyebutkan dan menuliskan nama PARK JIYEON.

 

 

Ia menghembuskan nafas pelan.

 

“Baiklah saya setuju, tetapi saya juga meminta 1 hal dari tuan” ucap Myungsoo.

Tuan Kim tersenyum mendengar jawaban Myungsoo.

 

“Silakan ajukan keinginanmu?” tanya Tuan Kim.

“Saya akan menjadi kekasih Do Yeon, tetapi saya ingin status hubungan kami rahasia. Karena saya seorang publik figur dan saya tak ingin fans saya menjadi liar dan itu dapat membahayakan Do Yeon” jelas Myungsoo.

 

Tuan Kim tampak berfikir sebentar.

 

“Baiklah sepertinya keinginan yang kau ajukan masuk akal. Aku juga tak ingin anakku terluka dan mengenai photobookmu aku akan langsung mengurusnya besok” ucap Tuan Kim.

“Terimakasih Tuan” ucap Myungsoo seraya menundukkan tubuhnya sopan kemudian meninggalkan ruangan itu.

 

 

Di depan ruangan ia sudah disambut oleh gadis yang kini menjadi kekasihnya itu.

 

“Oppa apa kau menyetujui syarat Appa?” tanya Do Yeon langsung.

“Kau tau ayahmu mengajukan syarat padaku?” ucap Myungsoo.

Gadis itu mengangguk dengan sok imut.

 

 

“Aku menyetujuinya dengan syarat pula Yeonnie” ucap Myungsoo.

Gadis yang semula berwajah cerah mendadak cemberut.

“Aku hanya ingin kita menyembunyikan status kita, aku tak ingin kau dilukai oleh fansku” ucap Myungsoo.

Seketika wajah gadis itu memerah dan langsung memeluk Myungsoo erat.

“Saranghae oppa….saranghae….” ucap Do Yeon.

Myungsoo hanya bisa diam dan mengelus lembut rambut panjang kekasihnya.

 

 

“Mianhae… Jeongmal mianhae Jiyeonie….” batin Myungsoo lirih

 

 

Sebulan….

Dua bulan…..

Tiga bulan berlalu……

Empat bulan

 

“Oppa aku lelah” ucap Do Yeon marah.

“Wae?” tanya Myungsoo bingung.

“Kau terlalu sibuk dengan hidupmu sedangkan aku bahkan kau tak pernah memperhatikanku?” tuntut gadis itu.

 

 

“Aku tak mungkin bisa memperlakukanmu baik karena aku sama sekali tidak mencintaimu. Sampai saat ini hanya dia yang kucintai” batin Myungsoo lirih.

 

“Oppa!!” teriak Do Yeon.

 

 

“Cihhh kau bahkan tak memperhatikanku ketika kita berbicara. Aku muak denganmu, muak dengan para fansmu siapa INSPIRIT. Cih mereka hanya bisa menghujatku padahal jika mereka tau akulah yang membantu mendanai photobookmu mereka pasti tutup mulut” ucap Do Yeon sinis.

 

 

PLAKK…..

Sebuah tamparan mendarat dipipi gadis yang berstatus kekasihnya itu.

 

 

“Oppa….. Kau menamparku?” ucap Do Yeon kaget.

“Aku muak padamu, aku terus mencoba bertahan untuk tetap bersamamu meskipun semua member tak setuju atas hubungan kita. Aku tetap berusaha melindungimu dan mempertahankanmu. Tapi apa kau hanya terus menuntutku tanpa kau tau bahwa aku sama sekali TAK MENCINTAIMU!” ucapnya keras.

 

 

Tubuh gadis itu menegang.

Matanya mulai berair menahan tangisnya.

 

 

PLAK…..

Kini giliran tamparan dari gadis itu pada namjanya.

 

“Aku menyesal menjadi kekasihmu. Kukira menjadi kekasihmu akan seru tapi ternyata benar ucapan Yejin bahwa Kim Myungsoo itu hanya mencintai cinta pertamanya. Kalau tau begini aku takkan pernah meminta Appa-ku memdanaimu. Ok mulai saat ini kita akhiri hubungan kita. Goodbye Kim Myungsoo” ucap gadis itu santai dan melenggang keluar dorm INFINITE.

 

 

Beberapa member yang melihat percakapan mereka sebelumnya terpaku dalam diam.

Bagaimana dengan Kim Myungsoo?

Ia hanya membatu melihat kepergian gadisnya itu.

 

#FlashbackOff

 

“Hyung maafkan aku” ucap Myungsoo pelan.

“Apa-apaan kau Myungsoo’ah… kau tak melakukan salah apapun” ucap Sunggyu.

“Lebih baik kita berkemas untuk kepulangan kita besok, berita tentangmu dan Do Yeon pasti sudah reda sekarang. Ini sudah beberapa minggu jadi sudah jangan kau pikirkan perkataan Woohyun tadi” lanjut Sunggyu bijak.

 

 

Namja es itu hanya mengangguk kecil kemudian beranjak ke kamarnya dan membereskan semua barangnya untuk kepulangannya besok ke Korea.

Ia pandang sebuah bola kristal salju yang berisi menara Eiffel didalamnya. Ia putar sebentar bola kristal tersebut, membuat salju dalam bola tersebut berjatuhan dan menara dalam kristal itu menyala. Sebuah kado yang ia siapkan untuk cintanya.

Park Jiyeon.

 

 

*JIYEON SIDE

 

“Jiyi’ah… kudengar INFINITE besok kembali” ucap Soyeon.

Seketika tubuh gadis itu membeku, tubuh yang semula sedang melakukan latihan beberapa tarian sebelum comeback grup mereka.

 

 

“Jiyi’ah… kau mendengarkanku?” tanya Soyeon.

“Hm… aku mendengarmu eonni” jawab gadis itu pelan kemudian melanjutkan latihannya namun dengan pikiran yang sudah tak fokus lagi.

 

 

*Jiyeon POV

Berhenti menangisinya Park Jiyeon. Harusnya kau membencinya karena ia telah mengkhianatimu namun kenapa kau tetap saja masih terpengaruh ketika mendengar namanya diucapkan oleh orang lain.

Harusnya kau sadar kau telah membuangnya sejak beberapa Tahun lalu.

Kenapa kau masih saja membiarkan namanya mengisi hatimu.

 

 

@Keesokan harinya

Incheon airport sudah dipenuhi oleh para INSPIRIT yang menanti kedatangan bias-bias mereka.

“Sunggyu oppa…….”

“Dongwoo oppa…..”

“Woohyun oppa…..”

“Hoya oppa…………”

“Sungyeollie oppa..”

“Sungjongie……….”

Tunggu?

Para Inspirit seolah lupa meneriaki satu orang. Kim Myungsoo, tak ada teriakan untuknya.

Namja itu hanya menunduk dan tetap memperlihatkan wajah dingin seolah semuanya baik-baik saja. Matanya yang ditutupi oleh kacamata hitam membuat semua orang tak tau bahwa dibalik kacamata tersebut ia sedang menahan bulir-bulir kristalnya.

 

 

“Kalian cepat masuk ke Van” teriak manager hyung.

 

 

Merekan pun langsung memasuki VAN hitam mereka dan menuju WOOLLIM Building.

 

 

@Woollim Building

“Kalian sudah bekerja keras untuk konser kalian terimakasih” ucap Jung Yeop ajhussi.

Semua member pun riuh bertepuk tangan kecuali satu orang.

Kalian pasti tau siapa orang itu.

 

“Bolehkah kami memiliki waktu libur ?”ucap Myungsoo tiba-tiba.

“Kau memang ingin melakukan apa Myungsoo’ah?” tanya JungYeop ajhussi seolah tau apa yang akan dilakukan anak kesayangannya itu.

“Aku hanya ingin berkeliling Seoul dan mencari objek foto baru” jawab Myungsoo pelan.

“Seperti ide yang tak buruk, kalian akan libur selama 2 hari. Kalian bebas melakukan hal apapun yang kalian suka, tetapi kalian tetap harus  menjaga nama baik grup kalian” ucap CEO Woollim Ent tersebut.

“Nde appa” jawab semuanya.

 

 

*MYUNGYEON SIDE

*Myungsoo POV

Hari ini aku diberika libur untuk refreshing, aku benar-benar merindukannya.

Tuhan ijinkan aku melihatnya.

 

Kakiku melangkah pelan melewati setiap jalan sisi Sungai Han. Entahlah aku selalu merasakan kedamaian setiap berada di tempat ini.

Kini aku mulai duduk pada sebuah bangku yang terletak dibawah sebuah pohon.

Tempat inilah terakhir kali aku melihatnya.

Melihatnya sebelum aku pergi melakukan tour keliling dunia.

Melihatnya memandang bintang.

*Myungsoo POV end

 

@@@

 

Kaki gadis itu tak tau melangkah kemana, ia terus berjalan berusaha mencari kedamaian dari kepenatan persiapan comeback grupnya.

Ia terus berjalan melewati taman-taman kota.

Pemandangan yang membuatnya iri, banyak pasangan muda yang melakukan rutinitas kencan meskipun hanya sekedar berbincang ditaman kota namun itu tetap membuatnya iri.

Ia terus berjalan hingga ke kompleks Sungai Han.

Sampai ketika ia berdiri di belakang sebuah pohon besar yang biasa menjadi tempatnya melepas penat.

Namun tiba-tiba manik mata coklatnya menangkap sebuah bayangan sesosok pria yang tak asing baginya.

Pria yang membawa semua hatinya hingga ia terpenjara dalam sosok itu.

 

 

“Myungsoo oppa” ucap Jiyeon pelan.

 

Namja yang dipanggil itu pun menoleh……..

 

-TBC-

 

Parah lagi-lagi pada chap ini belum ada moment yah?

Ada tuh diakhir😀

#PLAKKK author gila.

Maaf belum bisa munculin moment mereka, karena aku lagi ngembangin konflik utama mereka.

Jadi kalian harus tetep sabar yah ^_^

 

Habis baca biasakan komentar yah….

Aku butuh kritik saran kalian…..

Annyeong…. Pyong…Krong….

Sampai ketemu di FF selanjutnya  ^_^

32 thoughts on “Black Day [Chapter 6]

  1. ooohh junho mnyukai suzy ya? kasihan gikwang dri dlu sdah mnyukai jiyeon huhu tpi jiyi cmn anggp oppa. jdi itu crita myungsoo ksihan dy. jiyeon jga. next ^^ author kmrin ak minta PWgk dblas blas huhu tpi tak apalah ^^

  2. jd myungyeon it cnta dr kcil.waah so swet bgt.pntas sja iktan mrka kuat.wl jiyi/L ad nmja/Yeoja yg ska mrka.tp hti myungyeon tak trgoyahkn.bnr” kuat.ksian gikwang & junho 2 yeoja d cntai mntai stu org yg sma.jiyi & suzy suka dgn org yg sma ya it L.aaaaah akhirny myungyeon ktmu.

  3. Ooow junho suka sama suzy yaa… Gikwang mentok banged nih pengen dapetin jiyi😀
    Tau aja deh klo drtd tuh aku nungguin myungyeon moment nya.. Sekalinya ada langsung TBC heheheee

    Lanjut ya chinguuu ^^

  4. gikwang diem2 suka jiyi..sini sama aku aja deh kalo jiyi gak mau! #plok
    ga nyangka jg junho suka suji.. dan myungsoo?? aish sana makan tuh uljang resek tukang cari sensasi itu err esmosi liat tuh nama terus2an di ff. sempet bingung pas dia manggil tuj uljang dgn sebutan ‘yeonnie’ kan tu panggilan pendek jiyi bukannya..eh malah ke doyong toh maksudnya aisjhh ikut2an aja sih *lempar doyong ke empang*
    hwaaa pnasaran gmna reaksi jiyi ktmu myung apa bakal canggung ap gmna ya,, next thor

  5. kyaaaa !!! Makin seruuu (y)
    semoga dipart selanjutnya ada moment2 myungjiyi… *aamiin* hehehe..

    issss kenapa si doyokk pake muncul sii.. bikin enek torr.. :-V
    oke.. ditunggu chapt selanjutnya…
    *janganlamalama*

  6. aish,, kdy lagi
    ck… sebel
    thor mau tanya yg fans infinite gak neriakin nama L, itu boongkan?
    cuma cerita ff kan?
    next part,, ditunggu^^

    #diharap ada moment myungyeon ._.v

  7. baru tau klo junho suka sm suzy ._.
    kasian junho oppa😦
    duh gikwang oppa berharap bgt sm jiyi ,pdhal udh tau bakal tersakiti gitu :(((
    do yeon itu menyebalkan skaligus mengerikan -_-
    next part thor banyakin myungyeon nya buat mereka bersatu🙂

  8. Huwaaaaa miannn Saeng baru komen hehehe

    Huhuuuu kenapa L harus minta bantuan sama kuda nil itu aaisssshhh q essssmosssi Lo inget skandal kemarin pgn q Hajar TU kuda nil gara2 dia my L banyak yg benci hiks hiks

    Jiyi kasihan Bgt q bisa merasakan kok perasaan kamu gimana sakitnya saat mendengar berita ini
    Gubrakkkkk lebay kekeke

    Nextttsaeng jgn lama lamA y fighting

  9. Kyyaaa….bru tw ad ff myungyeon dsni😦 ak sllu suka ff berbau myungyeon aplgi yg sprti ini kya real story aja.
    gumawo buat ff’y n d tunggu next part’y🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s