Truth or Dare ?


Image

Truth or Dare ?

 

by

Han Yoo Ri (@uwiechan92)

Genre : Romance, Fluff, little sad

Rate : PG 16 || Lenght : Oneshoot

Main Cast : Park Jiyeon & Kim Myungsoo,

Disclaimer : Inspired by original experience & I made this original FanFiction.

This is 100 % fanfiction buatanku.

Ini bisa dibilang seri keempat dari “I Hurt” , “You Don’t Know Love me” dan “Love Note, Really I didn’t Know” harus lagi-lagi bilang ini real story dari orang yang tidak bisa disebutkan namanya ^_^ Gomawo inspirasinya.

It’s REAL….and MyungYeon is REAL !!!

Please DON’T PLAGIATOR and DON’T Silent Reader

 

NOTE :

Ini satu cerita lagi dari kisah cinta mereka.

Tolong diingat ini bukan FF CHAPTER yah… ini hanya FF oneshoot dari tiap moment kisah mereka. Terkadang tidak berkesinambungan karena hanya permoment yang diambil.

NO BASH… NO SIDERS… NO FLAME

Happy reading and please…comment

 

@@@

Ini sebuah permainan yang membuat semua orang tau betapa sakitnya hatiku

Tetapi aku sadar sekalipun aku sakit, ada orang lain yang yang lebih parah

Aku bersyukur bahwa kau lah yang mendampingiku.

-Park Jiyeon-

 

31 Desember 2013

Seoul, Korea Selatan

.

.

.

Hari ini hari terakhir pada tahun 2013, semua orang sudah mulai sibuk mempersiapkan acara tengah malam mereka bersama teman, keluarga bahkan dengan kekasih mereka. Namun berbeda dengan mereka.

18.00 KST

.

To       : Jiyeon

“Chagi… kau sedang apa?”

Kening gadis yang baru saja membuka pesan di ponselnya itu berkerut.

“Sepertinya ia sedang terbentur tembok” cibir Jiyeon seusai membaca pesan itu.

“Waeyo bebh?” tanya seseorang yang tak asing.

“Anniyo…” jawab Jiyeon.

To        : Myungsoo Oppa

“Mian oppa, aku sedang mempersiapkan acara tahun baru bersama Young Girls”

Diketik cepat balasan itu sebelum teman-temannya meneriakinya.

From   : Myungsoo Oppa

“Akh… kau mau merayakan bersama teman-temanmu yah. Ya sudah, selamat bersenang-senang chagi… Aku akan ke gereja bersama teman-temanku”.

Kening Jiyeon semakin berkerut, ini hal yang tak biasa dari Myungsoo. Namja yang cenderung bersikap dingin itu mengumbar kata-kata cinta yang manis. Seperti bukan khas Myungsoo. Tapi satu hal yang selalu membuat Jiyeon terpesona olehnya. Ketaatannya, si namja gereja. Hahahahaha… julukan yang lucu bukan.

To        : Myungsoo Oppa

“Oppa mian tidak bisa menemanimu untuk merayakan tahun baru 2014 di gereja. Mian….”

Helaan nafas dari Jiyeon membuat beberapa temannya menatap bingung.

“Wae?” tanya Ji Hyun.

“Anniyo..” jawab Jiyeon cepat kemudian membantu yang lain membersihkan jagung-jagung yang akan jadi makanan merea malam nanti.

@@@

 

*Jiyeon POV until end

Aku tak mengerti ada apa dengannya yang tiba-tiba mengirim pesan dan berkata “Chagi” akhhhh, kata yang jarang terucap darinya. Mungkin karena akhir-akhir ini kami sedang saling mengitropeksi diri satu sama lain. Aku berusaha sebaik mungkin untuknya karena seburuk apapun Myungsoo oppa dia tetap satu-satunya orang yang paling aku cintai.

21.00 KST

.

.

Seusai kami membakar jagung dan menyantapnya bersama.

“Akhhh, bagaimana sambil menunggu jam 24.00 KST kita main truth or dare?” usul Yong Mi.

“Yehet… sepertinya seru” ucap Chan Hee.

“Mati aku” teriak Ji Hyun.

“Waeyo Ji Hyun’ah?” tanyaku bingung.

“Sebenarnya tadi siang aku sudah bermain truth and dare dengan Yong Mi, Ha Na dan Yeon Na” ucap Ji Hyun.

“Mwo? Kalian tidak mengajakku?” ucapku sambil mempoutkan bibirku.

“Ya, tadikan kau sibuk tidur dirumah kelelahan” ucap Ji Hyun.

“Akh… nde” jawabku tersipu.

“Kajja kita mulai” teriak Ha Na tiba-tiba.

“Aku yang memutar duluan ne” ucapku

Botol itu ku putar pelan, 1x….2x…. dan yup… menunjuk ke arah Ha Na.

Ok

“truth dare?” tanya Ji Hyun langsung.

“Truth” jawab Ha Na ragu.

“Apa kau masih mencintain-NYA dan apakah saat ini ada orang yang membuatmu tertarik?” tanya Ji Hyun to the point.

Suara tawa keras dari kami semua pun pecah. Ha Na benar-benar terlihat lucu ketika mulai bingung.

“Anniyo, entahlah saat ini tak ada satu orang pun yang kucintai dan menarik perhatianku” jawab Ha Na.

“Termasuk DIA ?” tanya Yong Mi menjurus pada Nickhun seorang mahasiswa Sosiologi di kampus kami.

Ha Na hanya menggeleng.

Kemudian botol pun diputar kembali dan jatuh mengarah padaku.

MATI AKU…

Kulihat Yong Mi sudah menunjukan smirk-nya yang oh tidak aku merasakan hawa-hawa tidak baik.

“Siapa orang yang paling kau benci di kelas?” tanya Yong Min.

Aku berfikir sebentar, kemudian menjawab.

“Mungkin Do Yeon” jawabku pelan.

“Alasannya?” tanya Ji Hyun kini.

“Aku tidak suka dengan orang yang hidup seperti benalu, menyusahkan orang lain dan tanpa malu pada orang yang ia susahkan. Aku benci melihatnya yang bergantung dan selalu bersikap murahan pada semua pria” jawabku sarkatis.

“Huooooooo jleb sekali” ucap Yeon Na.

“Apa ada namja yang kau sukai di kampus? Sampai saat ini masih mengisi hatimu?” tanya Yong Mi sambil tersenyum kecil.

Sudah kubilang aku merasakan hawa-hawa tidak nyaman, dan benar bukan. Perlu ku ingatkan pada kalian bahwa di kampus ini tak ada yang tau hubunganku dengan Myungsoo oppa hanya beberapa orang seperti Ji Eun dan Taemin yang notabene-nya adalah sahabatku sejak SMA.

“Ayoooo jawab Jiyi’ah…” teriak Ji Hyun antusias.

Aku menghela nafas sebentar berusaha mengatur detak jantungku yang entah mengapa berdegung dengan sangat kencang.

“Hm… sampai saat ini ada satu orang yang aku sukai” ucapku mengantung.

“Nugu?” tanya Ha Na penasaran.

“Kim Myungsoo” ucapku pelan.

“Sejak kapan?” tanya Yeon Na tersenyum.

“Aku menyukainya sejak dulu dan sampai sekarang dan juga aku berharap ia yang akan menjadi ayah dari anak-anakku kelak” jawabku melucur saja dari mulutku.

Semua teman-temanku tersenyum manis entah apa yang membuat mereka tersenyum. Aku yakin wajahku kini sudah memerah sempurna, aishhh memalukan.

“Jiyi’ah… ada yang ingin kuceritakan. Kemarin saat aku bertemu dengan Myungsoo oppa di lab mikrobiologi aku sempat bertanya padanya” ucap Yong Mi terputus.

“Aku bertanya apakah ia ingin mempunyai istri yang merupakan fans berat dari boyband?” ucap Yong Mi lagi.

Aku masih terus memperhatikan ucapan Yong Mi.

“Dan Myungsoo oppa mengangguk juga tersenyum, aku rasa ia tau siapa yang aku maksud. Dan kurasa ia memang sangat serius tentang hal itu” ucap Yong Mi.

Ucapan Yong Mi membuat semua beban dan ketakutanku lenyap seketika. Rasa takut kehilangannya. Rasa sepi dan dingin sikapnya hilang berganti dengan hangatnya harapan Myungsoo oppa untukku.

Baiklah setelah giliranku kini kami memutar kembali botol itu dan jatuh pada Yeon Na.

“Apa kau masih mencintai Taecyeon oppa?” tanyaku to the point.

Taecyeon oppa adalah sunbae kami di kampus, ia sudah lulus tahun lalu. Hubungan Yeon Na dan Taecyeon oppa pun berakhir begitu ia lulus. Yang kutau masalahnya adalah orang tua Yeon Na yang tak menyetujui hubungan mereka. Mungkin menurut orang tua Yeon Na, Taecyeon oppa tidak cukup sepadan dengan Yeon Na. Kalian perlu tau Yeon Na adalah pemilik Kirin High School. Sedangkan Taecyeon oppa hanya berasal dari keluarga biasa.

Yeon Na diam mendengar pertanyaanku.

“Hupt… sejujurnya dikatakan tidak tapi masih, dikatakan masih tapi juga tidak. 50:50” jawabnya pelan. Terlihat jelas diwajahnya kesedihan.

“Apa kau ingin kembali dengan Taecyeon oppa?” tanyaku lagi.

Ia hanya menggeleng pelan kemudian

“Anni… aku rasa aku tak mungkin kembali dengannya. Ia sudah terasa jauh dan berbeda padaku” jawabnya lirih.

Aku bisa melihat jelas Yeon Na menahan airmatanya untuk tidak jatuh. Aku salut padanya, ia gadis yang sangat kuat.

“Ok kita lanjutkan lagi dan putar lagi” teriak Ji Hyun.

Yeon Na memutar botol itu dan akhirnya berhenti di depan Yong Mi.

Gotcha….. Yong Mi saatnya pembalasan….

Aku tersenyum, tidan mungkin lebih tepatnya menyeringai kearah Yong Mi.

“Aku akuuu yang mau bertanya” ucapku.

“Yo… ok Jiyi’ah” jawab Ji Hyun, Ha Na dan Yeon Na bersamaan.

“Apa kau mencintai Yong Hwa oppa?” tanyaku yang lagi-lagi to the point. Aku bukan orang yang suka bertele-tele.

Ia tersenyum kecil.

Akhhh, kalian bertanya tentang Yong Hwa oppa itu siapa?

Ok aku akan jelaskan, Yong Hwa oppa adalah sunbae kami yang 2 tahun lebih tua dari kami seusia dengan Taeyeon oppa, tapi Yong Hwa oppa sejurusan dengan kami. Dia adalah namja paling terkenal di jurusan kami. Pria dengan wajah yang tampan, latar belakang keluarga yang luar biasa dan juga otak yang jenius. Jung Yong Hwa siapa yang tidak kenal namja itu.

“Aku tak mengerti apa itu cinta, yang ku tau aku merasa senang ketika berinteraksi dengannya. Namun disaat bersamaan juga aku merasa kesal dengannya” jawab Yong Min manis.

Dia benar-benar terlihat manis saat ini, Yong Mi adalah gadis yang tak pernah menjalin hubungan sebelumnya hanya dengan Yong Hwa oppa ia berinteraksi dan interaksi yang tidak lazim untukku. Yong Hwa oppa bukanlah orang yang bisa bersikap ramah oleh semua orang, aku mengenalnya karena kani sama-sama dalam organisasi di kampus dengan Yong Mi juga tentunya.

“Kyakkkk muka Yong Mi merah” teriak Ji Hyun.

Tawa kami pun lepas.

“Jika disuruh memilih antara Yong Hwa Oppa, Jong Hyun oppa dan Min Hyuk oppa kau akan memilih siapa?” tanyaku lagi.

Jong Hyun oppa adalah sahabat Min Hyuk oppa mereka terkenal dengan 2Prince, berlebihan? Kurasa tidak mereka adalah sunbae 1 tahun diatas kami dari jurusan yang berbeda . Yong Mi selalu bilang ia kagum dengan Min Hyuk oppa yang notaben-nya kekasih Krystal, teman seangkatan kami dari jurusan psikologi. Walau kenyataannya aku tau ia lebih mengidolakan Jong Hyun oppa.

Huahhhh bingung bukan?

“Hm… aku memilih Jong Hyun oppa” jawab Yong Mi.

“Huahhhh Yong Mi saingan dengan Ji Hyun” teriak Ha Na.

Hahahahaha teruangkap sudah disini, akhirnya semua tau bahwa Yong Mi juga salah seorang fans Jong Hyun sama seperti Ji Hyun.

“Anni… aku hanya kagum dengannya” jawab Yong Mi.

“Lantas yang kau cintai?” tanyaku balik.

“Akhh kan sudah aku bilang aku tak tau itu cinta” jawab Yong Mi malu.

“Ku rasa ia jatuh cinta dengan Yong Hwa oppa, Jonghyun oppa dan Minhyuk oppa hanya pelarian diri akibat sulit mengakui bahwa ia mencintai Yong Hwa oppa” ucap Ji Hyun.

Ok, hal yang dikatakan Ji Hyun 1000% benar. Karena menurutku itulah kenyataannya.

Aku kenal jelas Yong Mi, bagaimana ia tersipu ketika bersama Yong Hwa oppa. Bagaimana namja itu memperlakukan Yong Mi dengan spesial namun khas Tom and Jerry.

 

Bilang benci tapi Cinta

 

Aku rasa itu ungkapan paling benar.

Kini orang terakhir Ji Hyun.

“Apa kau ingin Taekwan’ssi menjadi suamimu?” tanya Yong Mi.

“Entahlah…. akhir-akhir ini hubungan kami tidak baik dan cenderung buruk” jawab Ji Hyun lirih.

Taekwan adalah namjachingu Ji Hyun, seangkatan dan sejurusan dengan kami namu berbeda kelas dengan kami.

“Lantas mau kau bawa kemana hubunganmu?” tanyaku bingung.

“Entahlah, aku tak tau. Ia selalu merasa aku salah dan ketika itu ia justru bercerita dengan orang lain tapi bukan denganku” jawab Ji Hyun lirih.

“Pernahkah kau meragukan cinta dan kepercayaannya? Ji Hyun’ah.. jujur aku pernah mendengar gosip buruk tentangmu. Aku benci ketika orang lain mengatakan kau tak pantas untuknya”ucapku sedikit emosi.

“Siapa yang bilang hal itu?” taya Ji Hyun.

“Sudahlah… kita tidak sedang membahas mengenai gosip itu tapi tentang masalahmu” ucap Yong Mi menengahi.

“Nde…” jawabku, Ha Na dan Yeon Na bersamaan.

“Aku tak tau, ia mungkin terlalu kecewa karena sifat tomboi dan cuek-ku. Ia ingin kekasihnya manja tapi itu bukan aku” jawab Ji Hyun

“Mungkin ia ingin kau membutuhkan ia” ucap Yeon Na.

“Ia aku mengerti namun sudah aku coba tapi akhirnya aku bertengkar lagi dengannya” ucapnya.

“Kau berusaha menjadi orang lain Ji Hyun’ah?” ucapku.

“Nde…” jawabnya lirih.

“Kenapa tidak kau tantang saja ia. Jelaskan padanya bahwa inilah sifatmu jika ia tak terima ya sudah selesaikan saja” ucapku keras.

Aku memang orang yang keras, masalah Ji Hyun ini dulu juga pernah terjadi denganku. Aku yang cenderung gadis mandiri dan kuat bahkan cenderung tak membutuhkan laki-laki. Myungsoo oppa merasa dirinya tak dianggap dan marah padaku. Kami bahkan pernah break akibat masalah ini. Namun ketegasanku dan kelapangan hatinya membuat hubungan kami bertahan sampai saat ini.

“Kau lelah? Kau jenuh?” tanya Ha Na.

“Sangat…. aku sangat lelah dan jenuh” ucap Ji Hyun lirih.

Permainan kami harus di hentikan karena suara kembang api sudah terdengar keras sekali. Kami pun naik ke lantai dua dan melihat kembang api. Kami juga berdoa dan memanjatkan harapan masing masing.

 

“Aku berharap aku bisa terus bersama-sama dengannya dan teman-temanku. Bisa melanjutkan S-2 ku di KAIST dan merayakan tahun baru 2015 di Jepang”

Setelah itu aku mengirim pesan pada Myungsoo oppa.

To        : Myungsoo oppa

“Selamat tahun baru 2014, semoga ditahun depan hubungan kita semakin baik dan lebih baik. Saranghae oppa….”

ku tekan tombol send dan kembali memandang langit yang dipenuhi pancaran warna warni kembang api.

From   : Myungsoo oppa

“Nde, semoga lebih baik. Aamiin. Nado saranghae chagi”

Hanya balasan singkat namun membuatku sadar bahwa ia bersikap dingin tidak berarti ia tak cinta padaku ia justru terlalu paham aku dan terlalu mengerti aku.

 

Terimakasih telah mencintaiku Kim Myungsoo….

Aku sangat mencintaimu…..

-KKEUT-

Akhhhhh selesai. Ini Fresh banget baru aku selesain tanpa aku edit yah.

Jadi maaf kalau banyak typo.

Aku nulis ini disempet-sempetin .

Mian lama ga nulis aku masih ujian.

Doakan aku ya reader sukses UAS-nya dan Nilai-nya bagus… aamiin.

Sampai ketemu di karyaku yang lainnya

18.01.14

15:31 WIB

©Han Yoo Ri

28 thoughts on “Truth or Dare ?

  1. yah sayang disini gak ada moment Myungyeonnya x3
    mereka cuman smsan masa aduh x_x gak tlpnan gitu? yg lebih keren dikit *plak xD

  2. Omo daeabkkk cuma sedih myungyeon nya ga di jelasin so sweet nya cuma lewat sms doang itu juga sedikit tapi gapapa aku suka yang penting myungyeon bersatu🙂

  3. ini termasuk cinta jarak jauh juga kan ???? , cuman sms doank komunikasi nya , but so sweet bgt >_<
    dan aq brru tau di part ini kl gg semua temen kampus jiyi tau hubungan myungyeon #telat -_-
    andai mbak author nya bikin versi myungie nya pasti lebih okeh (y)
    GOOD LUCK buat ujian nya chinguyaaa (y)
    semoga hasilnya memuaskan🙂
    ditunggu jga ff myungyeon lain nya ^^
    FIGHTINGGGGGGG \^_^/

    • Ga kok ini bukan cinta jarak jauh….
      wahh aku ga pernah bisa buat dari sisi Myungie, karena mungkin aku yeoja…
      jadi ga pernah berhasil buat dari sisi Myungie….

      gomawo dah comment

  4. Ini ceritanya masih lanjutan ff sebelumnya thor?
    Ane sama temen2 juga suka main ToD di kelas pas gk ada guru. Hwhwhwhw…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s